**Borneonews - Aceh Besar**, Pertandingan *Pekan Olahraga Nasional* (PON) Aceh-Sumut 2024 pada cabang dayung nomor kano 1000 meter putra mengalami penundaan singkat akibat cuaca buruk. Kejadian ini berlangsung pada hari Selasa di Waduk Keuililing, Aceh Besar, ketika angin kencang mengganggu jalannya kompetisi.
Panitia penyelenggara memutuskan untuk menghentikan sementara pertandingan pada saat memasuki *heat 1*, di mana atlet dari Sulawesi Utara, Aceh, Riau, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan bersaing. Penundaan berlangsung selama 15 menit hingga kondisi cuaca membaik, dan pertandingan dapat dilanjutkan setelah angin mereda.
Pada hari tersebut, rangkaian pertandingan kano dijadwalkan berlangsung untuk nomor 1000 meter baik putra maupun putri. Terdapat beberapa tahap yang harus dilalui, mulai dari *heat 1*, *heat 2*, *heat 3*, dilanjutkan dengan babak *repechage 1* dan *repechage 2*, serta akhirnya babak semifinal, yang dibagi menjadi semifinal a/b 1 dan semifinal a/b 2.
Dalam babak *heat 1* untuk nomor 1000 meter putra, atlet asal Jawa Tengah, Rifki Bagus Winulyo, yang berada di lane 6, berhasil mencatat waktu tercepat yaitu 3 menit dan 24,896 detik. Ia berhasil mengungguli atlet dari Maluku, Erwin Julian Tamela, yang meraih posisi kedua dengan waktu 3 menit dan 26,431 detik. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh M. Ibnu Abdillah dari Kalimantan Selatan dengan waktu 3 menit dan 31,744 detik.
ANTARA
Penundaan Pertandingan Kano 1000 Meter Putra di PON Aceh-Sumut
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla di Belakang SMKN 3 Kuala Kapuas Merembet ke Bangunan Warga
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
Komentar (0)
Memuat komentar…







