BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Kalimantan Tengah Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Palangka Raya, Katingan, dan Gunung Mas, Siti Nafsiah mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap berita hoaks, terutama selama masa Pilkada.
Dia menekankan, informasi yang tidak valid dapat mempengaruhi opini publik dan mengganggu proses demokrasi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan hanya mempercayai sumber berita yang terpercaya.
"Kewaspadaan terhadap berita hoax selama masa Pilkada sangat penting untuk menjaga integritas proses demokrasi. Informasi yang salah atau menyesatkan bisa mempengaruhi opini publik dan keputusan pemilih," kata Srikandi Partai Golkar ini, Selasa, 3 September 2024.
Siti Nasfsiah menyampaikan masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarluaskan berita. Pastikan untuk memverifikasi informasi dari sumber yang terpercaya, dan menghindari menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya.
"Berita hoax saat Pilkada sering kali berupa informasi palsu atau menyesatkan yang dirancang untuk mempengaruhi opini publik dan hasil pemilihan. Contoh berita hoax bisa termasuk fakta palsu tentang kandidat informasi yang tidak benar mengenai latar belakang, prestasi, atau perilaku kandidat untuk merusak reputasi mereka," jelasnya.
--page
Lanjutnya, penyebaran informasi yang diatur sedemikian rupa untuk menciptakan persepsi tertentu tentang kandidat atau situasi politik. Seperti penyebaran konten yang dirancang untuk menakut-nakuti, atau mencemarkan nama baik lawan politik patut diwaspadai.
"Selama Pilkada, penting untuk memeriksa fakta dari sumber berita terpercaya, tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi, dan melaporkan berita hoax kepada pihak berwenang jika ditemukan," tutupnya. (MARINI/j)









