BORNEONEWS, Palangka Raya - Gara-gara meminta antar ke dokter kandungan, perempuan hamil berinisial KR, 22, malah dihajar suami, KC, 25. Kepala KR dibenturkan ke tembok, leher dicekik hingga tubuhnya diangkat lalu dijatuhkan ke lantai.
Peristiwa tersebut terjadi di kediaman mereka, Jalan Cristopel Mihing, Palangka Raya, Selasa (12/7/2016) sekitar pukul 15.30 WIB. Tidak terima atas perlakuan itu, KR melalui orang tuanya AK, 52, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Dalam laporannya, peristiwa bermula ketika istri mengajak suami ke dokter kandungan guna mengecek kandungannya. Sang suami menolak. Entah atas dasar apa dia menolak. Apakah lantaran faktor ekonomi atau ada hal lain.
Keduanya kemudian sempat beradu mulut hingga akhirnya si suami naik pitam. Tak mampu membendung amarah, istri dicekik. Kemudian kepalanya dibenturkan ke tembok. Parahnya, suami mengangkat tubuh istri lalu menghempaskan ke lantai.
Kasat Reskrim AKP Erwin T H Situmorang mengatakan telah menerima laporan tersebut dan sedang ditangani di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA). Namun semua masih dalam penyelidikan. (BUDI YULIANTO/m)
Suami Hajar Istri Hamil Minta Antar ke Dokter Kandungan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







