MAKASSAR –
**Borneonews - Mamuju**, Polres Majene yang terletak di Provinsi Sulawesi Barat mengajak seluruh organisasi kepemudaan (OKP) untuk berpartisipasi dalam menciptakan suasana pemilihan kepala daerah yang damai pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri, dalam pernyataannya di Majene pada hari Senin, menyampaikan bahwa pihaknya secara aktif menjalin silaturrahmi dengan pengurus OKP di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan hubungan baik antara kepolisian dan organisasi pemuda. Beberapa OKP yang terlibat dalam inisiatif ini meliputi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Majene, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Majene, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Majene, serta organisasi-organisasi lainnya seperti Serikat Mahasiswa Untuk Rakyat (SEMUT) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kabupaten Majene. AKBP Toni menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempererat kerjasama antara pihak kepolisian dan mahasiswa, terutama menjelang pelaksanaan aksi demokrasi tersebut. Ia juga mendorong para mahasiswa agar bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (*kamtibmas*) agar tetap kondusif menjelang pilkada. "Kerjasama antara kepolisian dan mahasiswa sangat esensial untuk menciptakan situasi *kamtibmas* yang baik demi terwujudnya pilkada yang aman dan damai di Majene," kata Toni Sugadri. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa para mahasiswa sudah sepakat untuk berperan sebagai mitra kepolisian. Mereka siap untuk bekerja sama tidak hanya dalam konteks pilkada, tetapi juga dalam berbagai aspek kehidupan bermasyarakat yang lebih luas. Dengan harapan, situasi *kamtibmas* di Kabupaten Majene dapat terus terjaga dengan baik, sehingga pelaksanaan Pilkada pada tahun 2024 dapat berlangsung dengan aman dan damai bagi seluruh masyarakat di wilayah tersebut. ANTARA