**Borneonews - Jakarta**, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengungkapkan bahwa pertumbuhan penggunaan *Quick Response Code Indonesian Standard* (QRIS) menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan. Namun, meskipun perkembangan tersebut terdapat tren positif, pemanfaatan QRIS masih terpusat di wilayah Jawa.
Dalam laporan terbaru, Kadin menyoroti pentingnya memperluas penggunaan teknologi pembayaran ini ke daerah-daerah lain di luar Jawa. Diharapkan dengan jaringan yang lebih luas, QRIS dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat di seluruh Indonesia, mempercepat proses transaksi, serta meningkatkan inklusi keuangan.
Melalui optimasi implementasi QRIS di daerah lain, Kadin berkeyakinan bahwa masyarakat di luar Jawa juga berhak mendapatkan akses terhadap sistem pembayaran yang efisien dan modern ini. Ke depannya, upaya yang lebih intensif diperlukan untuk menjangkau dan mendidik masyarakat di seluruh wilayah, agar mereka bisa merasakan manfaat dari teknologi pembayaran digital ini.
Dengan demikian, keberadaan QRIS diharapkan tidak hanya menjadi alat pembayaran yang praktis, tetapi juga mendorong percepatan transformasi digital di sektor ekonomi daerah.
ANTARA
Optimalisasi QRIS di Luar Jawa untuk Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







