JAKARTA –
**Borneonews - Badung**, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menekankan pentingnya kolaborasi global dalam meningkatkan standar kesehatan minimum guna melindungi masyarakat di seluruh dunia, terutama dalam menghadapi penyebaran penyakit yang dapat menyebabkan pandemi. Pada acara sesi Indonesia-Africa Forum ke-2 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, ia menyatakan bahwa menjaga kesehatan masyarakat memerlukan fokus pada pencegahan. “Untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat, kita perlu mengutamakan pencegahan. Pencegahan yang dimaksud mencakup penerapan skrining yang efektif serta pengawasan yang ketat untuk mencegah sakit pada masyarakat,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, Budi menyoroti bahwa peran seorang menteri kesehatan tidak hanya muncul saat penyakit menyerang, tetapi lebih jauh dari itu, tugas tersebut adalah untuk memastikan kesehatan masyarakat terlindungi dan mencegah penyebaran penyakit. Menteri Budi menambahkan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk saling bekerja sama dalam meningkatkan kapasitas semua negara, termasuk 192 negara anggota *WHO*. Dengan cara ini, diharapkan perlindungan terhadap umat manusia, terutama anak-anak bisa lebih optimal. “Mari kita jalin kerjasama untuk melindungi dunia dan generasi penerus kita,” tegasnya. Dalam membahas lebih dalam tentang tantangan kesehatan global, Budi mengaitkan hal tersebut dengan beberapa penyakit pandemi, termasuk COVID-19, yang telah melanda berbagai belahan dunia. Ia menjelaskan bahwa pembangunan kapasitas merupakan salah satu strategi efektif dalam melawan patogen yang mengancam kesehatan masyarakat. Ditegaskannya, tantangan terbesar bukan hanya merupakan konflik antara manusia, melainkan melawan patogen berbahaya seperti tuberkulosis (TBC) yang telah mengakibatkan satu miliar kematian dalam satu abad terakhir, serta Wabah Hitam yang merenggut nyawa 200 juta orang. “Patogen ini tidak mengenal batas negara atau wilayah, mereka hanya ingin menyerang umat manusia,” tambahnya. Sebagai bagian dari upaya pencegahan yang lebih luas, Menteri Kesehatan juga menghimbau negara-negara di dunia, termasuk yang ada di benua Afrika, untuk bersatu dalam upaya melawan penyebaran penyakit seperti Mpox, yang telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global oleh *WHO*. Ia mengutip pegangan hidup dari Afrika yang menyatakan, “Jika Anda ingin bergerak cepat, lakukanlah sendiri. Namun, jika ingin bergerak jauh, lakukanlah bersama-sama.” “Saya akan terus menghimbau bahwa pandemi adalah isu global dan bukan masalah lokal. Secara ilmiah, salah jika kita berpikir kita dapat melindungi negara kita sendiri tanpa mempertimbangkan negara lain. Secara etis, cara tersebut juga sangat keliru,” pungkasnya. ANTARA