JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, memilih untuk tidak memberikan komentar terkait pernyataan Dharma Pongrekun, calon gubernur DKI Jakarta dari jalur independen, yang berjanji akan menggratiskan biaya sewa Jakarta International Stadium (JIS). Heru menegaskan, "Terkait dengan program-program calon gubernur, saya tidak akan memberikan komentar," saat berbicara kepada wartawan di SDN Gunung 01, Jakarta Selatan, pada hari Selasa. Ia menjelaskan bahwa semua janji yang dibuat oleh pasangan calon gubernur harus dikembalikan kepada mereka yang nantinya terpilih untuk membangun Jakarta. Ia menambahkan, langkah ini merupakan bagian dari proses yang akan diikuti hingga suatu pasangan calon terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta. "Jika mereka memenangkan pemilihan, merekalah yang akan melaksanakan program tersebut, jadi silakan saja," ungkapnya. Sebelumnya, Dharma Pongrekun menyatakan niatnya untuk menggratiskan biaya sewa JIS jika anggaran memungkinkan. Dalam konferensi pers terkait pendaftaran Pilkada DKI, yang berlangsung pada Kamis (29/8), ia mencatat, "Jika anggaran memungkinkan, maka sewa dapat digratiskan." Dharma ini juga menegaskan bahwa ia dan timnya akan melakukan kajian lebih lanjut mengenai pengelolaan JIS ke depan, agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat. Dalam rencana program sewa gratis JIS, Dharma berkomitmen untuk selalu memperhatikan kenyamanan para pendukung Persija, yang dikenal dengan sebutan *The Jakmania*. Dharma Pongrekun dan Kun Wardana merupakan pasangan ketiga yang mendaftar di KPU DKI Jakarta, setelah pasangan Pramono Anung-Rano Karno dan pasangan RK-Suswono. Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah mengkonfirmasi bahwa ketiga pasangan calon kepala daerah yang mengikuti Pilgub DKI Jakarta telah lolos dari pemeriksaan dan penelitian kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa di RSUD Tarakan antara 30 Agustus hingga 1 September 2024. ANTARA