**Borneonews - Situbondo**, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Situbondo, yang terletak di Jawa Timur, mengambil langkah proaktif dengan memfasilitasi perekaman KTP elektronik (KTP-el) untuk warga binaan pemasyarakatan (WBP) menjelang Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini juga mencakup pemadanan atau pencocokan data Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kepala Rutan Kelas II B Situbondo, Rudi Kristiawan, mengungkapkan bahwa pemadanan NIK dan perekaman KTP-el dilakukan melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Situbondo. Menurutnya, memberikan hak suara kepada warga binaan sama pentingnya dengan hak suara masyarakat yang berada di luar. Oleh karena itu, setiap suara sangat berarti dan harus diakomodasi agar mereka dapat melaksanakan hak pilihnya pada saat pemilihan umum nanti.
Rudi menegaskan pentingnya memiliki KTP-el bagi warga binaan. Dokumentasi kependudukan ini bukan hanya akan menunjukkan identitas mereka sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), tetapi juga sebagai warga Situbondo. "Fasilitasi perekaman KTP elektronik bagi warga binaan ini berperan krusial dalam mewujudkan kesuksesan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Salugu Widya Utama, Kasubsie Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Situbondo, menjelaskan bahwa pemadanan data NIK dan perekaman KTP elektronik merupakan hasil kolaborasi yang baik dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada warga binaan. Dia berharap, narapidana yang sedang menjalani masa pembinaan di rumah tahanan dapat menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan kepala daerah.
Untuk mendukung pelaksanaan perekaman KTP-el, semua peralatan yang diperlukan telah disiapkan di rumah tahanan. Para operator juga melakukan pemeriksaan biometrik awal kepada setiap warga binaan yang belum memiliki KTP elektronik, sehingga semua prosedur dapat berjalan dengan lancar dan efisien.
ANTARA
Rutan Situbondo Fasilitasi Perekaman KTP-el untuk Warga Binaan Jelang Pilkada 2024
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







