MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim futsal putri Papua Barat menunjukkan performa yang mengesankan dengan meraih kemenangan penting atas Kalimantan Timur (Kaltim) dengan skor 7-3. Pertandingan yang berlangsung di GOR Futsal Dispora Deli Serdang, Sumatera Utara, ini merupakan bagian dari grup A pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang diadakan di Sumut-Aceh. Kemenangan ini sangat berarti bagi Papua Barat, karena memungkinkan mereka untuk menjaga harapan melaju ke babak semifinal. Sebelumnya, tim ini bermain imbang melawan Banten dengan skor 1-1 pada pertandingan pertama mereka. Dalam laga melawan Kaltim, Papua Barat berhasil mencetak tujuh gol, yang menjadi sorotan utama adalah penampilan luar biasa dari pemain andalan mereka, Maria. Ia mencetak empat gol dengan rincian pada menit ke-3, 16, 26, dan 34. Dua gol lain disumbangkan oleh Brenda pada menit ke-4 dan 9, serta satu gol dari Maria Febriza yang terjadi pada menit ke-14. Di sisi lain, Kaltim memperoleh tiga gol, yang masing-masing dihasilkan oleh Rizma Yanti di menit ke-37, serta Risanty di menit ke-38. Satu gol lainnya tercipta akibat gol bunuh diri dari pemain Papua Barat, Linda, pada menit ke-35. Pelatih tim Papua Barat, Sayan Karmadi, sangat puas dengan hasil ini dan memberikan apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras para pemainnya selama pertandingan. Ia mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah kita bisa menang dan ada celah untuk bisa lolos dari grup dan melaju ke babak semifinal." Ia menambahkan bahwa hasil imbang sebelumnya melawan Banten menjadi evaluasi yang berharga bagi timnya, sehingga mereka mampu meningkatkan performa di pertandingan ini. Menjelang pertandingan terakhir melawan tim tangguh dari Jawa Barat, yang memiliki pemain serta pelatih dari pelatnas, Sayan tidak ingin menambah beban mental kepada anak asuhnya. "Sebenarnya semua tim sama, tidak ada yang lebih baik atau lebih buruk. Saya hanya ingin anak-anak melewati pertandingan ini dengan santai. Dengan persiapan yang relatif singkat, yang terpenting adalah mereka siap dan dapat menikmati laga," tegasnya. Kapten tim, Natalia Awom, juga menyatakan kebanggaannya terhadap rekan-rekannya. "Terima kasih untuk perjuangan teman-teman hari ini. Yang pasti, kami akan tampil lebih baik lagi ke depan," ungkapnya. Sementara itu, pelatih Kaltim, Yusuf, tetap memberikan semangat kepada pemainnya meskipun hasil pertandingan tidak sesuai harapan. Ia menilai anak-anak didiknya telah berjuang keras. "Hasil pertandingan hari ini menunjukkan bahwa anak-anak sangat luar biasa dalam kerja keras. Apapun hasilnya, kami harus berjuang lagi di pertandingan selanjutnya," ujarnya. Kapten tim Kaltim, Risanty, mengenang laga tersebut sebagai pengalaman yang menegangkan dan berjanji untuk memperbaiki kesalahan di pertandingan mendatang melawan Banten. "Pertandingan hari ini cukup menegangkan dan kami akan melakukan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya," kata Risanty. Dengan hasil tersebut, Kaltim sendiri sudah kehilangan peluang untuk melangkah ke babak semifinal setelah mereka sebelumnya mengalami kekalahan dari Jawa Barat dengan skor 5-2. Yusuf menambahkan, "Peluang kami memang sudah habis, tetapi kami akan tetap berjuang. Kami tidak akan pesimis, tetap optimis menghadapi siapapun lawan kami. Nama daerah kita harus dijaga, jadi kami harus bekerja keras.” ANTARA