PALANGKARAYA –
**Borneonews - Palangka Raya**, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kini menjalankan kerjasama dengan tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk melakukan penelitian dan menyusun dokumen pengelolaan reklamasi. Usaha ini bertujuan untuk menciptakan model dan desain pelaksanaan reklamasi di lahan bekas tambang yang dimiliki oleh pemegang izin usaha pertambangan mineral non-logam di wilayah Kalteng. Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway, mengungkapkan bahwa tim ahli ITB telah melakukan serangkaian penelitian di lokasi yang ditentukan di bagian barat Kalimantan Tengah. Ini merupakan bagian dari wilayah kerja cabang Dinas ESDM Wilayah III Kalteng. Pada hari Selasa, ia memberikan penjelasan terkait kegiatan tersebut di Palangka Raya. Salah satu langkah awal yang dilakukan oleh tim ITB bersama Dinas ESDM adalah mengunjungi Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Kunjungan ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi yang berhubungan dengan aspek sosial dan budaya masyarakat yang berada di sekitar lokasi penelitian. Setelah mendapatkan data tersebut, tim melanjutkan dengan survei visual menggunakan drone, yang memungkinkan mereka untuk menilai kondisi lingkungan sebelum kegiatan usaha pertambangan dilakukan. Tim ini juga melakukan pemotretan udara dengan bantuan drone di beberapa titik di wilayah penelitian. Dengan cara ini, mereka memperoleh data dan informasi yang akurat mengenai kondisi lingkungan awal di sekitar lokasi izin pertambangan di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam salah satu analisis lapangan, tim menemukan adanya aliran air permukaan di area yang memiliki izin usaha pertambangan mineral non-logam yang terletak di Kecamatan Teluk Sampit. Vent Christway menegaskan pentingnya perhatian terhadap keberadaan air permukaan ini, agar tidak berdampak negatif terhadap penggunaan air oleh masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pertambangan. Ia menambahkan, dengan adanya sumber air tersebut, diharapkan akan memberikan manfaat signifikan bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, termasuk untuk keperluan irigasi, konsumsi, dan aktivitas ekonomi lainnya. ANTARA