**Borneonews - Jakarta**, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom Indonesia memberikan penghargaan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia atas kontribusinya dalam meningkatkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (*ZIS*) yang lebih efisien. Hal ini merupakan bagian dari upaya yang lebih besar untuk membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia.
Salah satu inisiatif yang dilakukan untuk memperbaiki tata kelola *ZIS* adalah melalui Rapat Kerja (Raker) UPZ Baznas yang diadakan secara nasional untuk tahun 2024. Acara ini dihadiri oleh 142 UPZ Baznas dari berbagai instansi, termasuk 12 UPZ dari Kementerian, 32 UPZ dari Lembaga Negara, 44 UPZ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta 54 UPZ dari sektor swasta. Raker ini berlangsung di Bogor, Jawa Barat pada tanggal 2 September.
Dalam sebuah pernyataan di Jakarta, Ketua UPZ Telkom Indonesia, Johni Purwanto, menekankan betapa pentingnya dukungan Baznas dalam meningkatkan berbagai program sosial. Ditegaskannya, Baznas sangat berperan dalam pengelolaan program-program yang berkaitan dengan aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan bidang lainnya. Dengan demikian, seluruh penerima manfaat dari program tersebut dapat diakomodasi dengan lebih adil.
Johni Purwanto juga menyatakan akan terus melakukan kolaborasi dengan Baznas guna mencegah tumpang tindih dalam penyaluran zakat. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah peluncuran sistem informasi digital bernama Simba. Tujuan dari sistem ini adalah untuk memastikan distribusi zakat yang lebih merata dan efektif, sebagai bagian dari usaha untuk mengentaskan kemiskinan di tanah air.
Kerja sama yang sinergis dengan Baznas diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat di Indonesia. Dengan demikian, zakat akan mampu berkontribusi lebih signifikan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, ujarnya.
Menyinggung kegiatan Raker UPZ, Johni mengaku bahwa agenda tersebut sangat bermanfaat dalam memperkuat kolaborasi dan berbagi pengalaman di antara UPZ dari seluruh Indonesia. Ia mengungkapkan: Dengan adanya payung hukum yang mengatur pengelolaan zakat, kami berkomitmen untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat sesuai dengan prinsip yang disebut aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI (3A).
Sementara itu, Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menggarisbawahi pentingnya keberadaan UPZ di setiap instansi. Menurutnya, hal ini memiliki dampak yang signifikan terhadap pengelolaan zakat di Indonesia.
Dengan menggelar Raker tersebut, Noor berharap bahwa seluruh UPZ dapat meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat. Dengan ini, mereka diharapkan bisa memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Raker UPZ Tingkat Nasional ini adalah upaya bersama untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi para amil serta amilat UPZ. Kami ingin memperkuat struktur UPZ, meningkatkan pelayanan bagi muzaki dan mustahik, serta mendorong inovasi dalam pengelolaan zakat, sambil menyelaraskan program pemberdayaan Baznas, tuturnya.
ANTARA
UPZ Telkom dan Baznas Kolaborasi Optimalkan Pengelolaan ZIS
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







