**Borneonews - Jakarta**, Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pentingnya pengelolaan yang baik serta penyaluran dana sosial berbasis syariah sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam pidato sambutannya pada acara peresmian *Center For Sharia Economic Development* (C-SED) yang diselenggarakan oleh *Institute For Development of Economics and Finance* (INDEF) di Jakarta, pada Selasa.
Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin menyatakan, "Pengelolaan dan penyaluran dana sosial syariah membutuhkan peningkatan yang berkelanjutan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan." Ia menekankan bahwa pentingnya strategi yang tepat untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah, yang akan berfokus pada kolaborasi dari empat pilar utama.
Keempat pilar tersebut mencakup penguatan regulasi dan kelembagaan, inovasi di bidang ilmu pengetahuan serta teknologi digital, dan peningkatan literasi masyarakat. Semua ini dianggap diperlukan agar pengelolaan dana sosial syariah dapat berjalan secara efektif.
Wapres juga menekankan bahwa keberhasilan inisiatif ini memerlukan kerjasama dari semua pihak. Ini termasuk dalam pelaksanaan rencana strategis untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang lebih komprehensif. Dalam konteks ini, INDEF diharapkan dapat memberikan analisis yang lebih dalam mengenai situasi yang ada, mengidentifikasi peluang, serta memberikan saran dan rekomendasi untuk menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
Ma'ruf Amin juga mengharapkan agar INDEF mengambil inisiatif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai produk-produk keuangan syariah. Ini dapat dilakukan melalui seminar, publikasi, dan kerjasama dengan organisasi non-pemerintah. Diharapkan langkah-langkah ini dapat memperluas pemahaman masyarakat dan mempercepat penerimaan terhadap ekonomi syariah, serta mendorong inovasi baru dalam produk-produk syariah yang ada di tingkat nasional.
Lebih lanjut, Ma'ruf Amin menilai masa depan ekonomi dan keuangan syariah sangat menjanjikan bagi kapasitas perekonomian nasional. Ia memperkirakan pada tahun 2030, kontribusi dari sektor ekonomi syariah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional akan mencapai 10 miliar dolar AS, yang setara dengan sekitar 1,5 persen dari PDB nasional. Hal ini menunjukkan potensi besar dari ekonomi syariah untuk berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi negara.
ANTARA
Pentingnya Pengelolaan Dana Sosial Syariah untuk Atasi Kemiskinan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







