**Borneonews - Mataram**, Dinas Kesehatan Kota Mataram, yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, saat ini tengah menunggu petunjuk serta kebijakan dari pemerintah daerah mengenai layanan kesehatan untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS). Kebijakan ini menjadi penting untuk menentukan apakah layanan tersebut akan disediakan secara gratis atau dikenakan biaya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, menyatakan bahwa koordinasi dengan pihak penyelenggara akan dilakukan untuk memastikan jalannya pemeriksaan kesehatan bagi para calon pegawai. Langkah ini diambil menyusul salah satu persyaratan bagi CPNS yang dinyatakan lulus, yaitu harus melampirkan surat keterangan sehat yang berasal dari fasilitas kesehatan, seperti puskesmas.
Emirald juga menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan dalam konteks rekrutmen CPNS tidak melibatkan indikasi medis tertentu. Oleh karena itu, jika layanan ini disediakan secara gratis, hal tersebut tidak menjadi masalah. Dia menambahkan, sebaliknya, jika terdapat biaya yang dikenakan, hal itu pun tidak menjadi isu karena pemeriksaan ini bersifat non-medis.
Dinas Kesehatan Kota Mataram sendiri telah mempersiapkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi CPNS ini melalui 11 puskesmas yang berada di wilayah tersebut. Ditambah lagi, infrastruktur dan peralatan yang ada di puskesmas sudah cukup memadai, serta tenaga medis yang terlatih siap memberikan pelayanan.
Lebih lanjut, Emirald menyampaikan bahwa pengalaman sebelumnya dalam melayani pemeriksaan kesehatan bagi belasan ribu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024, juga telah dilakukan secara gratis. Dengan begitu, Dinas Kesehatan Kota Mataram sudah siap melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi CPNS kapan saja, tergantung pada kebijakan yang akan ditetapkan.
Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, per 1 September, terdapat 464 pelamar CPNS yang diterima, terdiri dari 30 pelamar untuk formasi tenaga kesehatan dan 434 pelamar untuk tenaga teknis. Untuk tahun 2024, Kota Mataram membuka 93 formasi, dengan rincian 13 untuk tenaga kesehatan dan 80 untuk tenaga teknis.
Di samping itu, masih terdapat 1.116 pelamar yang tercatat dalam antrean. Para pelamar ini sudah terdaftar dalam sistem formasi Pemerintah Kota Mataram, namun belum menyelesaikan proses pendaftaran mereka dengan mengklik tombol "submit". Hal ini mungkin disebabkan oleh mereka yang sedang menyelesaikan berbagai dokumen yang diperlukan.
ANTARA
Dinas Kesehatan Mataram Siap Layanan Kesehatan CPNS 2024
Bagikan:

MATARAM –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Komentar (0)
Memuat komentar…







