**Borneonews - Banda Aceh**, Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI) menyampaikan bahwa keterlambatan kedatangan perahu berimbas pada penundaan pelaksanaan pertandingan kano.
Pertandingan yang seharusnya dilangsungkan pada hari Senin, tanggal 2 September, di Waduk Keuililing, Aceh Besar, terpaksa ditunda. Hal ini disebabkan perahu yang harusnya digunakan dalam kompetisi tersebut baru tiba pada malam hari Senin. Sebagai akibatnya, panitia memutuskan untuk mengundur jadwal pertandingan ke hari berikutnya.
Wakil Ketua Umum 2 PB PODSI, Hari Sidharta, menjelaskan, "Pertandingan hari pertama sebenarnya telah direncanakan pada tanggal 2, tetapi kami terpaksa menundanya menjadi hari ini. Perahu dari Jakarta baru tiba semalam, sehingga tidak ada alternatif lain." Ia menambahkan bahwa saat ini berlangsung perlombaan kano dan kayak pada kategori kualifikasi.
Pada saat ini, pertandingan babak kualifikasi untuk nomor kano dan kayak 1000 meter untuk putra dan putri sudah mulai berlangsung. Dalam balapan pertama untuk nomor kayak putra 1000 meter, atlet asal Jawa Tengah, Rifki Bagus Winulyo, tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 3 menit dan 24 detik. Di posisi kedua, terdapat Erwin Julian Tamela dari Maluku, yang mencatatkan waktu 3 menit dan 26,431 detik, sementara M. Ibnu Abdillah dari Kalimantan Selatan menempati urutan ketiga dengan waktu 3 menit dan 31,744 detik.
Dalam balapan kedua, atlet dari kontingen Jawa Barat, Indra Hidayat, berhasil mencatatkan waktu tercepat yakni 3 menit 23,047 detik. Ia diikuti oleh Parela Rizki dari Riau dengan waktu 3 menit dan 24,607 detik. Sementara itu, posisi ketiga diraih oleh La Hajitu dari Banten dengan catatan waktu 3 menit dan 29 detik.
Pada hari ini, acara juga akan melanjutkan dengan babak *repechage* 1 dan 2 yang akan menentukan siapa saja yang berhak maju ke babak semifinal A dan B.
Di bawah ini adalah hasil pertandingan kano dan kayak 1000 meter PON Aceh-Sumut 2024:
**Kayak 1000 m Putra**
- Balapan 1:
1. Rifki Bagus Winulyo (Jawa Tengah)
2. Erwin Julian Tamela (Maluku)
3. M. Ibnu Abdillah (Kalimantan Selatan)
- Balapan 2:
1. Indra Hidayat (Jawa Barat)
2. Parela Rizki (Riau)
3. La Hajitu (Banten)
**Kayak 1000 m Putri**
- Balapan 1:
1. Stevani Maysche (Papua Pegunungan)
2. Fajriah Nurbayan (Jawa Barat)
3. Sabrina Ayesha Putri (Jambi)
- Balapan 2:
1. Ramla (Sulawesi Barat)
2. Cinta Priendtisca Nayomi (DKI Jakarta)
3. Marisa Selviyana Ansaka (Papua)
**Kano 1000 m Putra**
- Balapan 1:
1. Muh. Burhan (Sulawesi Utara)
2. Tuan Micho (Aceh)
3. Abd. Nane (Sulawesi Selatan)
- Balapan 2:
1. Susilo Putra (Jambi)
2. Ruland W.S Rematobi (Papua)
3. M. Eko Ramadhani (Kalimantan Selatan)
- Balapan 3:
1. Roby Kuswandi (Jawa Barat)
2. Eduard Smed Suebu (Papua Barat)
3. Ihsan Firdaus (DKI Jakarta)
ANTARA
Keterlambatan Perahu Sebabkan Penundaan Pertandingan Kano di Aceh
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Flick Lawan Mourinho Serasa Superman vs Batman
Kepala DLH Palangka Raya Tinjau Langsung Pengelolaan Sampah di Dua Kecamatan
Polri Pantau Kawasan Konservasi Perkuat Perlindungan Orang Utan
Bupati Kobar Bermalam di TNTP Pantau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Dana Rp240 Miliar Disalurkan untuk Tangani Karhutla di Kalbar
Komentar (0)
Memuat komentar…







