KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, membuka kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting Kabupaten Seruyan Tahun 2024 yang dilaksanakan di Aula RSUD Kuala Pembuang, Selasa, 3 September 2024.

Acara ini dihadiri oleh pimpinan  Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) terkait serta berbagai stakeholder lainnya.

Tujuan diseminasi audit kasus stunting semester 1, sebagai tindak lanjut dari kegiatan peninjauan lapangan, kepada sasaran keluarga beresiko stunting atau kurang gizi yang telah dilaksanakan audit kasus stunting pada 27 Agustus 2024.

Dalam sambutannya, Djainuddin Noor menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan angka stunting  di Kabupaten Seruyan

Ia menjelaskan bahwa upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan dan DP3AP2KB saja, melainkan juga memerlukan sinergi dari berbagai perangkat daerah yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) serta kolaborasi dengan seluruh pihak.

“Kolaborasi sangat penting untuk mempercepat penurunan stunting, agar memastikan bahwa setiap anak di daerah kita memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujarnya.

--page

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu stunting serta memberikan solusi yang relevan untuk diterapkan.

Harapannya, melalui diseminasi ini, masyarakat, individu, dan kelompok dapat mengadopsi praktik baru yang lebih baik dalam menjaga kesehatan dan gizi keluarga.

 Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan kebijakan dan regulasi yang mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Seruyan. (FAHRUL/Y)