BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Hafiz Anshari, memberikan penilaian positif terhadap kinerja Polda Kalimantan Selatan dalam pengamanan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada tahun 2024. Menurut Anshari, aparat kepolisian telah menjalankan tugasnya sesuai dengan *standard operating procedure* (*SOP*) yang telah ditetapkan. Anshari menjelaskan bahwa pihak kepolisian dapat menangani peristiwa demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya dengan baik, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan Polri dalam menjalankan tugas tersebut akan membawa apresiasi dari masyarakat jika mereka mengikuti aturan yang ada. Di tengah proses tahapan pilkada, Anshari mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif demi kelancaran pesta demokrasi ini. Ia juga berharap agar seluruh jajaran kepolisian di Indonesia diberikan kekuatan lahir maupun batin oleh Allah SWT, dalam melaksanakan tugas-tugas mereka dengan sebaik-baiknya. "Saya sangat berharap agar pelaksanaan pilkada pada tanggal 27 November 2024 mendatang dapat berjalan dengan baik, lancar, sukses, aman, dan damai," ucap Anshari. Sementara itu, Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rusnailah, menjelaskan bahwa tahapan Pilkada 2024 kini telah memasuki fase tes kesehatan bagi pasangan calon kepala daerah. Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan kesehatan terhadap tiga pasangan calon yang ada di Banjarmasin sudah selesai dilaksanakan. KPU Kota Banjarmasin akan menerima hasil pemeriksaan kesehatan dari RSUD Ulin Banjarmasin pada 4 September 2024. Setelah menerima hasil tersebut, KPU Kota Banjarmasin berencana untuk menyerahkan tanda terima dan berita acara hasil pemeriksaan kepada masing-masing pasangan calon. "Setelah menerima hasil pemeriksaan kesehatan dari RSUD Ulin Banjarmasin untuk ketiga pasangan calon, kami akan membuatkan tanda terima dan berita acara kesimpulan dari hasil pemeriksaan tersebut," ungkap Rusnailah. ANTARA