JAKARTA –
**Borneonews - Kutai Timur**, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia yang membidangi Inovasi, Pendidikan, dan Daerah Terluar, Billy Mambrasar, mengajak generasi muda di Kutai Timur, Kalimantan Timur, untuk berperan sebagai pemasok kebutuhan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Billy menyatakan, "Saya ingin memperkuat sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kutai Timur, sehingga generasi muda di daerah ini dapat bertransisi menjadi pengusaha yang memasok makanan dan kebutuhan lainnya untuk IKN." Ajakan tersebut diberikan dalam acara *Empowering Youth Talk Show* yang diadakan di Sangatta, di mana banyak pemuda Kutai Timur turut berpartisipasi. Menurut Billy, para pemuda seharusnya tidak hanya berperan sebagai penonton, tetapi harus aktif mengambil bagian dalam mendukung penyediaan pasokan kebutuhan pokok dan pangan untuk IKN, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah mereka. "Ini adalah salah satu langkah bagi anak-anak muda di Kutai Timur untuk maju. Dalam jangka panjang, upaya ini akan memperkuat visi ketahanan pangan nasional yang telah dirancang oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto," tambahnya. Billy menekankan pula bahwa Kutai Timur memiliki potensi untuk menjadi pusat penyuplai IKN dalam hal kebutuhan pangan, energi, dan mineral. Hal ini diharapkan dapat menciptakan efek yang luas bagi kedua wilayah tersebut untuk meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian secara keseluruhan. Lebih lanjut, dia membagikan informasi bahwa berdasarkan data yang didapat dari para ahli mengenai IKN, diperlukan waktu sekitar 20 hingga 30 tahun agar IKN benar-benar siap beroperasi sebagai sebuah kota fungsional. "Oleh karena itu, Kutai Timur harus berperan sebagai penyangga IKN dan turut merasakan dampak positif ekonomi dari kehadiran ibu kota baru ini," ungkapnya. Billy, yang juga menjabat sebagai Duta SDGs Indonesia, mengakui bahwa Kabupaten Kutai Timur merupakan salah satu daerah terkaya di Indonesia, terutama berkat cadangan sumber daya alam batu bara dan kelapa sawit. Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut, khususnya di kalangan generasi mudanya, untuk menciptakan perekonomian yang berkelanjutan. "Saya terus mendorong agar pemuda di Kutai Timur tidak hanya bergantung pada sumber daya alam, tetapi juga harus menjadi kekuatan pendorong dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan," ujarnya. Ketua Kutai Timur Action, Fikri Ghozali, mengharapkan kehadiran Billy Mambrasar dapat menjadi sumber inspirasi bagi pemuda setempat untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam pembangunan di Kutai Timur dan sekitarnya. "Generasi muda di sini tidak hanya akan menjadi penonton, tetapi pemain utama dalam babak baru sejarah pembangunan Indonesia," tukasnya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Timur, Basuki Isnawan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Billy yang dinilai dapat menginspirasi generasi muda. Ia berharap semakin banyak individu seperti Billy Mambrasar yang dapat menjadi teladan dan pendorong kemajuan bagi daerah ini. ANTARA