BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Palangka Raya, Saipullah, mengingatkan masyarakat akan bahaya dampak judi online yang semakin meluas.
Menurutnya, judi online dapat menyebabkan berbagai masalah serius, termasuk keterjebakan dalam hutang akibat pinjaman online, kecanduan yang sulit dihentikan, pelanggaran privasi dan penyebaran data pribadi, serta ancaman putus sekolah dan masa depan bagi anak-anak.
"Judi online sangat berbahaya dan dapat merusak kehidupan seseorang," ujar Saipullah, Selasa, 3 September 2024.
Dia menuturkan, banyak orang yang terjerumus ke dalam utang karena tergiur dengan janji keuntungan cepat dari judi online. Selain itu, kecanduan judi online juga dapat menyebabkan seseorang mengabaikan tanggung jawab dan kewajibannya, bahkan hingga mengorbankan keluarga dan masa depannya.
--page
Saipullah juga menekankan bahaya pelanggaran privasi dan penyebaran data pribadi yang sering terjadi dalam judi online. Banyak situs judi online yang tidak aman dan rentan terhadap serangan hacker. Data pribadi seperti nomor rekening, alamat, dan informasi pribadi lainnya dapat dicuri dan disalahgunakan.
Untuk mencegah masyarakat terjerumus ke dalam bahaya judi online, Saipullah memberikan beberapa tips.
"Blokir semua akses perangkat internet ke situs judi online, jangan mudah terpengaruh dengan iklan atau konten yang menjanjikan keuntungan cepat, batasi penggunaan internet hanya untuk hal-hal positif saja, dan kelola stres dengan meditasi atau olahraga rutin," sarannya.
Saipullah berharap masyarakat dapat lebih waspada dan bijak dalam menggunakan internet. "Mari kita bersama-sama mencegah bahaya judi online dan menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/Y)









