SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Manajer Komunikasi, Hubungan Masyarakat, dan CSR, Ahad Rahedi, menjelaskan metode yang cepat bagi konsumen untuk memperoleh QR Code saat mendaftar untuk mendapatkan BBM subsidi jenis *pertalite*. Pada hari Selasa, di Surabaya, Ahad Rahedi menyampaikan pentingnya informasi mengenai QR Code ini untuk memastikan semua pengguna dapat bertransaksi tanpa hambatan saat program sudah diterapkan. Menurutnya, banyak konsumen yang telah mencoba mendaftar tetapi tidak mendapatkan QR Code yang diharapkan. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga merasa perlu memberikan langkah-langkah agar proses memperoleh QR Code berjalan lebih lancar. Untuk mempercepat proses tersebut, Ahad mengingatkan konsumen agar menyiapkan sejumlah dokumen, di antaranya, STNK, KTP, serta foto kendaraan dari tampak samping dan depan. Ia menegaskan bahwa semua dokumen yang dipersiapkan harus jelas dan dapat terbaca dengan baik. Kualitas foto juga sangat penting, sehingga informasi yang terdapat dalam dokumen tidak blur atau rusak. Dokumen-dokumen ini harus dilampirkan ketika masyarakat melakukan pendaftaran kendaraan mereka di situs web subsiditepat.mypertamina.id. Pertamina Patra Niaga telah menerapkan teknologi *Artificial Intelligence* untuk membantu proses verifikasi dokumen. Jika dokumen tidak terbaca dengan sempurna, maka pengajuan akan dikembalikan, dan ini tentu akan memperlambat proses. Apabila masyarakat masih mengalami kendala dalam mendaftar, mereka dianjurkan untuk mendatangi SPBU terdekat atau *booth* subsidi tepat yang berada di lokasi publik. Pertamina juga telah membuka layanan konsultasi di semua SPBU serta beberapa *booth* yang bekerja sama dengan pemerintah daerah, dan beberapa yang bersifat mandiri. Selain itu, masyarakat bisa memanfaatkan layanan konsultasi melalui saluran Call Center Pertamina 135, melakukan *video call* melalui Aplikasi MyPertamina, atau menggunakan Chatbot NADIA di aplikasi yang sama, serta menghubungi melalui WhatsApp di nomor 08111350135. Berdasarkan informasi dari Pertamina, jumlah kendaraan di wilayah Jawa Timur yang telah berhasil mendapatkan QR Code mencapai 457.445 unit. Ahad Rahedi menambahkan bahwa jumlah pendaftar sebenarnya lebih tinggi, namun masyarakat perlu lebih teliti dalam mengunggah dokumen. Ketepatan dan kecermatan dalam proses pendaftaran menjadi sangat penting. Salah satu pengguna yang telah mendaftar, Agung, mengungkapkan bahwa ia hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mendapatkan QR Code setelah melakukan pendaftaran kendaraannya. Agung menjelaskan bahwa kecepatan dalam memperoleh QR Code tersebut dapat terjadi karena dokumen yang dilampirkan sesuai dengan persyaratan dan mudah dibaca. "Dengan persiapan semua dokumen, proses pendaftaran menjadi sangat mudah. Setelah mengunggah dokumen dan mengisi data diri, QR Code langsung keluar," jelas Agung dengan nada lega. ANTARA