MANOKWARI –
**Borneonews - Teminabuan**, Kepala Kampung Persiapan Samon, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Yakonias Smur, telah mengambil inisiatif penting dengan mendirikan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sefo Tamin. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah tersebut. Yakonias mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pendidikan di kampungnya. Masih terdapat sejumlah anak yang tidak dapat menempuh pendidikan formal akibat jarak yang jauh antara kampung mereka dan sekolah yang tersedia. "Kami sedang berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Sorong Selatan untuk membahas mengenai kelanjutan pembangunan sekolah. Saya pribadi siap untuk memberikan tanah bagi pembangunan sekolah ini karena saya sangat peduli terhadap nasib anak-anak di sini," ungkapnya. Dorongan untuk menyediakan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak menjadi motivasi utama bagi Yakonias dalam mewujudkan kehadiran SDN Sefo Tamin. Meskipun saat ini proses belajar mengajar masih dilaksanakan di dalam fasilitas kantor kampung, Yakonias berharap keberadaan sekolah ini dapat membantu mengatasi kendala yang dihadapi masyarakat dalam mendapatkan pendidikan. "Walaupun saat ini kami masih menggunakan kantor kampung sebagai tempat belajar, kami optimis bahwa pendidikan tetap dapat berjalan meskipun terdapat berbagai tantangan. Sekolah ini diusulkan sejak tahun 2021, namun baru dapat direalisasikan pada tahun 2024," tambahnya. Yakonias menjelaskan bahwa meski sarana dan prasarana yang ada masih terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap dilangsungkan. Sekolah ini sudah beroperasi selama tiga bulan, dan proses belajar sudah dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan pembentukan sekolah. Mengenai tenaga pengajar, Yakonias menyatakan bahwa mereka telah menunjuk seorang guru yang bertugas mengajar. Namun, jam mengajar guru tersebut sangat terbatas, yaitu hanya satu jam, sebelum kembali ke sekolah asalnya. "Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membangun gedung sekolah yang lebih layak dan menempatkan beberapa tenaga pengajar yang dapat memberikan pendidikan yang berkualitas," tuturnya. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak-anak di daerah terpencil, sehingga tidak ada lagi anak yang terhalang dari mendapatkan akses pendidikan yang layak. ANTARA