MEDAN –
**Borneonews - Medan**, Tim futsal putra Kalimantan Timur telah mengamankan tiket ke semifinal PON 2024 setelah sukses meraih kemenangan atas tim Aceh dengan skor 5-2. Pertandingan tersebut berlangsung di GOR Futsal Dispora, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada hari Selasa. Dalam pertandingan itu, Kalimantan Timur menampilkan performa yang mengesankan. Gol-gol tim tersebut dicetak oleh Achmad Ferdi Maulana, Fazar Aidil Adha, Bayu Dewantoro, M.Akna Az Zikra, dan M.Akran. Sementara itu, tim Aceh berhasil mencetak dua gol melalui pemain Fathir Muhammad At Thariq dan Arzha Fuzzari. Dengan hasil tersebut, Kalimantan Timur mengumpulkan total 13 poin dari empat kemenangan dan satu hasil imbang, sehingga menempatkan mereka di posisi teratas klasemen grup B. Di sisi lain, tim Aceh harus menerima kenyataan pahit, karena gagal melaju ke semifinal dan hanya mampu mengumpulkan 4 poin, yang berasal dari satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan, sehingga mereka menempati posisi keempat di grup tersebut. Dalam grup B, Banten dan Papua Pegunungan masih memiliki peluang untuk menyusul Kalimantan Timur menuju semifinal, dengan Banten yang mengoleksi 10 poin dan Papua Pegunungan yang meraih 7 poin. Kedua tim ini masih memiliki satu laga tersisa yang akan menentukan kelolosan mereka ke babak semifinal bersama Kalimantan Timur. Setelah pertandingan, pelatih Kalimantan Timur, Panca Pauzi, mengungkapkan rasa senangnya atas performa tim. Ia mengaku bahwa para pemain dapat bermain dengan lepas dan meraih kemenangan sekaligus memastikan tempat mereka di semifinal. Panca juga mengungkapkan bahwa pertandingan-pertandingan yang telah dilalui cukup melelahkan. Istirahat yang minim membuat para pemain harus mempersiapkan diri dengan baik, karena setelah satu pertandingan, mereka sudah harus bertanding lagi di hari berikutnya. Menurutnya, tidak semua pemain profesional dapat menghadapi jadwal sepadat ini. Menjelang semifinal, pelatih Kalimantan Timur menyatakan bahwa persiapan harus lebih matang, meskipun mereka belum mengetahui siapa lawan yang akan dihadapi dari grup A. Ia menjelaskan bahwa, apapun lawan yang datang di semifinal nanti, mereka harus bersiap menghadapi tim yang tidak kalah berat. Selama istirahat tiga hari ke depan, timnya akan mempelajari rekaman pertandingan semua tim dari grup sebelah, sambil terus memperbaiki kekurangan yang ada, baik dalam strategi menyerang maupun bertahan. Persiapan yang cermat dipastikan menjadi fokus utama untuk mencapai hasil optimal di babak semifinal mendatang. ANTARA