SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Mendapat dana tambahan sebesar 10 persen, desa-desa di Kabupaten Sukamara diharapkan agar penggunaan tambahan Anggara Alokasi Dana Desa (ADD) lebih terarah dan terencana.

“Seiring dengan bertambahnya APBD Kabupaten Sukamara didalam anggaran perubahan tahun 2024 ini, maka sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014, desa-desa di Kabupaten Sukamara juga mendapat dana tambahan paling sedikit 10 persen dari dana perimbangan yang diterima Kabupaten Sukamara setelah dikurangi Dana Alokasi Khusus,” ucap Pejabat Bupati Sukamara, Rendy Lesmana, Selasa, 3 September 2024.

Menurut dia, agar lebih terarah dan terencana, maka penggunaan tambahan Anggaran ADD akan diatur, yakni untuk desa-desa di wilayah Kecamatan Jelai dan Pantai Lunci agar memberikan bantuan untuk mengikuti lomba diversifikasi produk unggulan undangan vaname.

“Desa-desa di wilayah Kecamatan Sukamara agar memberikan bantuan kepada UMKM untuk memasukkan produk ke ritail modern khususnya kerupuk dan amplang. Begitu juga untuk desa-desa di Kecamatan Permata Kecubung dan Balai Riam agar memasukkan produk ke ritail modern,” harap Rendy.

Sementara untuk desa-desa yang memiliki potensi pariwisata dapat menyediakan lokasi prioritas pariwisata sesuai dengan SK bupati. 

Selain itu, PJ Bupati Sukamara tersebut juga berharap agar setiap desa mendukung kegiatan penanganan pengelolaan lingkungan hidup, misalnya penanaman 1.000 pohon atau membantu pengelolaan sampah. 

“Agar setiap desa memberikan bantuan transportasi dalam rangka menghadapi kegiatan syukur tahun 2024, sedikitnya 100 orang perdesa,” tutupnya. (NORHASANAH/H)