BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan bahwa pihaknya hari ini kembali melakukan pemantauan debit air di sejumlah titik di Kota Palangka Raya.
Pemantauan ini dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi air dan mengantisipasi potensi bencana banjir. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa debit air di beberapa titik mengalami peningkatan.
Di Jalan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, debit air di bawah badan jalan terpantau naik sekitar 65 sentimeter. Sementara itu, di Jalan Riau, Pelabuhan Rambang, debit air di bawah badan jalan juga terpantau naik sekitar 65 sentimeter.
"Peningkatan debit air ini perlu diwaspadai karena dapat berpotensi menyebabkan banjir, kami terus memantau perkembangan kondisi air dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bencana banjir." katanya, Selasa, 3 September 2024.
BPBD Palangka Raya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir. "Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca dan perkembangan debit air, Jika terjadi hujan lebat, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar sungai atau daerah rawan banjir." ungkapnya.
--page
BPBD Palangka Raya juga telah menyiapkan posko siaga bencana banjir dan tim evakuasi untuk mengantisipasi potensi bencana banjir. BPBD Palangka Raya akan terus memantau perkembangan kondisi air dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.
"Kami berharap masyarakat dapat tetap tenang dan waspada," pungkas Heri Fauzi. (PATHUR/Y)



