KUPANG –
**Borneonews - Sikka,** Tim pencarian dan penyelamatan gabungan masih aktif mencari seorang warga yang dilaporkan hilang saat berlibur di Pantai Waigete, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari Minggu, 1 September. Pencarian ini memasuki hari ketiga, di mana identitas korban diketahui bernama Sandro, berusia 23 tahun. Menurut penuturan Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, korban sedang berlibur bersama dua rekannya ketika kejadian naas tersebut terjadi. Mereka melakukan aktivitas mandi di pantai ketika sekitar pukul 14.00 WITA, ombak yang tinggi dan arus yang sangat kuat tiba-tiba menghantam, sehingga menyeret korban ke tengah laut. Tim SAR gabungan yang terdiri dari 15 personel, saat ini telah melakukan pencarian di permukaan laut dengan menggunakan alat utama berupa *Rubber Boat* dari Kantor SAR Maumere, serta dua kapal nelayan yang turut membantu. Selain itu, dua penyelam dari Kantor Basarnas Maumere juga dikerahkan untuk melakukan penyelaman di lokasi kejadian guna mencari tanda-tanda keberadaan korban. Supriyanto Ridwan berharap, dengan usaha yang telah dilakukan, tim SAR gabungan dapat segera menemukan Sandro, yang merupakan seorang nelayan. Ia menyatakan harapan, "Semoga korban segera ditemukan oleh tim SAR gabungan dan kami tetap mengedepankan *safety* terlebih dahulu dalam setiap operasi yang dilaksanakan." Kantor Basarnas Maumere menerima laporan bahwa sebelumnya, korban tidak dapat menyelamatkan diri dan terseret cukup jauh ke tengah laut saat kondisi cuaca mendadak memburuk. Keluarga dan masyarakat sekitar juga telah melakukan pencarian secara mandiri sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak Basarnas. Namun, hingga saat ini, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan. ANTARA