BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarbaru**, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menunjukkan pencapaian yang signifikan dalam pelayanan kepegawaian melalui pemanfaatan inovasi teknologi selama hampir satu dekade, antara tahun 2016 hingga 2024. Sekretaris BKD Provinsi Kalsel, Widarti, menyatakan dalam sebuah kesempatan di Banjarbaru pada Selasa bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengedepankan teknologi guna meningkatkan kualitas dan kepuasan dalam pelayanan kepegawaian. "BKD Kalsel berupaya untuk menjadi pelopor dalam pelayanan yang modern, efisien, dan responsif," ungkapnya. Lebih lanjut, Widarti menyampaikan bahwa Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, telah mengarahkan lembaganya untuk memberikan penghargaan serta peningkatan keahlian bagi aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program pembekalan keterampilan praktis atau *tramtis*. "Sejak tahun 2016 hingga 2024, terdapat 696 pegawai ASN yang telah menerima pembekalan *tramtis* sebelum mereka purna tugas," jelasnya. Widarti juga menambahkan bahwa BKD Provinsi Kalsel telah berhasil meraih berbagai prestasi dan penghargaan di tingkat daerah, regional, maupun nasional. Beberapa penghargaan yang diterima mencakup kategori Pengelola Kepegawaian Terbaik Tingkat Provinsi pada Kanreg 8 BKN, Akuntabilitas Kinerja Tahun 2019 dengan peringkat A secara nasional, serta Penerapan Sistem Merit dalam manajemen ASN dengan predikat Baik pada tahun 2020. Pada tahun 2021, BKD Kalsel meraih peringkat satu dalam Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan, Kepangkatan, dan Pensiun. Selain itu, BKD juga berhasil mendapatkan penghargaan dalam berbagai kategori lainnya, termasuk Implementasi Manajemen ASN Terbaik serta Penerapan Kinerja yang konsisten baik pada tahun-tahun berikutnya. Di tahun 2023, BKD Kalsel mencatat prestasi yang mengesankan dengan meraih peringkat satu dalam Penerapan Pemanfaatan Data Sistem Informasi *Computer Assisted Test* (CAT) dan peringkat dua dalam Pengembangan Kompetensi, serta posisi ketiga dalam implementasi Manajemen Kinerja. " Prestasi ini, termasuk kategori Implementasi NSPK Manajemen ASN dan *Special Mention* atas Komitmen Peningkatan Pelayanan Kepegawaian, merupakan bukti dari dedikasi kami terhadap pelayanan yang lebih baik," papar Widarti. Widarti menegaskan bahwa pencapaian-pencapaian ini menjadi motivasi yang kuat bagi BKD Kalsel untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan kepegawaian yang optimal. "Kami berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pegawai melalui pelatihan berkelanjutan dan kerjasama dengan lembaga pelatihan profesional, guna mewujudkan pelayanan kepegawaian yang lebih baik," tutupnya dengan penuh semangat. ANTARA