**Borneonews - Agam**, Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) yang terletak di Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, baru saja menerima bantuan sebesar Rp50 juta dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek. Bantuan tersebut ditujukan untuk pengembangan program literasi di wilayah tersebut.
Sry Eka Handayani, selaku pembina RBAN, menyampaikan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi mereka untuk mengembangkan berbagai program literasi yang telah ada. Ia menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memperkuat kegiatan di Rumah Baca yang terletak di Simpang Taman Ujung Bay Pass, Pakoan, Jorong Aro Kandikir.
Dalam pernyataannya, Sry Eka juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah. Menurutnya, bantuan ini akan memungkinkan mereka untuk melanjutkan dan mengembangkan berbagai program literasi yang sebelumnya sudah dilaksanakan.
RBAN telah terlibat aktif dalam sejumlah kegiatan literasi dan edukasi. Aktivitas tersebut antara lain mencakup program *go send buku*, yang bertujuan untuk mengantarkan buku ke tempat-tempat umum guna meningkatkan minat baca di masyarakat. Selain itu, mereka juga menawarkan bimbingan belajar gratis bagi anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan seni turut menjadi bagian dari program RBAN, seperti kegiatan *pena basastra*, yang dirancang untuk mengasah bakat sastra anak-anak. RBAN juga menyajikan film-film yang mengandung nilai-nilai moral sebagai bagian dari edukasi yang mereka berikan.
Sejak didirikan pada 4 April 2017, RBAN telah berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan literasi dan kesusastraan di masyarakat, serta membangun kebiasaan membaca yang baik dan karakter positif di kalangan generasi muda.
Sry Eka berharap, dengan adanya bantuan ini, mereka dapat memperluas jangkauan kegiatan yang mereka lakukan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program literasi yang sudah ada. Komitmen mereka untuk terus berinovasi dalam mendukung pengembangan literasi di Agam dan sekitarnya pun tetap kuat.
Diharapkan bantuan ini dapat menjadi penggerak utama dalam upaya meningkatkan budaya literasi di Indonesia, terutama di daerah yang masih mengalami kekurangan fasilitas literasi. Dukungan yang diberikan ini diharapkan bisa mengubah RBAN menjadi motor penggerak literasi yang efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.
ANTARA
RBAN Agam Terima Bantuan untuk Pengembangan Program Literasi
Bagikan:

PADANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Komentar (0)
Memuat komentar…







