TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas PUPR Perkim Kabupaten Barito Timur memastikan jembatan kayu yang rusak di Desa Bangkirayen Kecamatan Awang diperbaiki pekan ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Bina Marga Dinas PUPR Barito Timur, Hewuyanto, saat dikonfirmasi terkait keluhan warga Desa Bangkirayen.

"Kami sudah terima keluhan warga terkait jembatan rusak di Desa Bangkirayen, dan kami sudah siapkan material dari kayu ulin untuk memperbaiki lantai jembatan yang berlubang, dalam minggu ini selesai," katanya.

Tidak hanya itu, Hewu menjelaskan bahwa setelah memperbaiki jembatan di Desa Bangkirayen, pihaknya juga akan memperbaiki jembatan di Desa Dorong, Didi dan Desa Hayaping. 

"Kita targetkan dalam minggu ini jembatan di Desa Bangkirayen selesai, bukan hanya itu saja, tapi kita akan tindaklanjuti perbaikan jembatan di Desa Dorong, Didi dan Hayaping," ujarnya.

Pada kesempatan itu juga, Hewu meminta pengguna jalan lebih berhati-hati melintas dan bisa melaporkan segera ke Dinas PUPR Perkim bila ada jalan atau jembatan yang rusak agar bisa ditindaklanjuti perbaikannya.

Sebelumnya Kepala Desa Bangkirayen, Yutik, menyampaikan keluhannya terkait kondisi jembatan itu. Menurutnya jembatan tersebut saat ini tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan berat seperti truk, apalagi yang bermuatan berat.

"Tadi sore sudah kami susun dari patahan lantai untuk menutup sebagian lubang agar mobil kecil roda 4 bisa lewat, kalau truk rasanya tidak bisa," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu, 25 Agustus 2024.

Yutik menuturkan, sebenarnya perbaikan jembatan tersebut yang merupakan satu-satunya akses warga menuju Kota Tamiang Layang telah diusulkan setiap tahun sejak 2020.

"Sudah diusulkan ke APBD II dari tahun 2020 tapi belum ada realisasinya. Kami hanya berharap agar jembatan tersebut cepat diperbaiki, kasihan pengguna jalan harus hati-hati kalau lewat jangan sampai terjatuh," ungkapnya.

Melihat kondisi kerusakan jembatan yang semakin parah dan demi mencegah adanya korban, Pemerintah Desa Bangkirayen berencana melaporkan langsung kondisi jembatan itu ke dinas terkait agar segera ditangani.

"Saya khawatir kalau tidak cepat diperbaiki siapa tahu pengguna jalan yang pakai roda 2 apalagi roda 4 kalau agak laju bisa jatuh ke lubang jembatan. Karena itu kami dari Pemerintah Desa Bangkirayen ada rencana besok akan konsultasi ke kantor PUPR," kata Kades. (BOLE MALO/H)