**Borneonews - Jakarta**, Calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan setiap Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Jakarta dilengkapi dengan kamera pengawas atau *CCTV*. Tujuannya adalah untuk menekan angka kerawanan dan tindak kriminalitas di daerah tersebut.
Pramono menyatakan, "Saat ini ternyata belum semua RT dan RW di Jakarta memiliki *CCTV*. Apabila kami diberikan kepercayaan untuk memimpin Jakarta, setiap RT dan RW harus memiliki fasilitas ini. Langkah ini penting untuk mengurangi tingkat kerawanan serta tindak kriminal, termasuk kasus *bullying* dan masalah lainnya," ungkapnya saat melakukan kunjungan di Museum M.H Thamrin, Jakarta.
Berdasarkan analisis yang dilakukan pada tahun 2017, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seharusnya memiliki sekitar 70 ribu titik pemasangan *CCTV* untuk mencapai pengawasan yang optimal. Namun, hingga pertengahan tahun 2024, realisasi pemasangan *CCTV* oleh Pemprov DKI Jakarta baru terwujud di 747 lokasi. Penyebarannya mencakup Jakarta Pusat dengan 180 titik, Jakarta Barat 160 titik, Jakarta Utara 75 titik, Jakarta Timur 160 titik, dan Jakarta Selatan dengan 172 titik.
Selain itu, Pramono juga menyoroti isu terkait biaya operasional bagi RT dan RW. Ia mengusulkan untuk menaikkan anggaran operasional RT menjadi Rp4 juta per bulan dari Rp2 juta, sementara untuk RW menjadi Rp5 juta dari sebelumnya Rp2,5 juta. Pramono menyatakan, "Jumlah ini tidak terlalu besar mengingat jumlah RT saat ini sekitar 30.900 dan RW 2.700. Mereka adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat."
Dalam kesempatan itu, Pramono bersama pasangannya untuk Pilkada DKI 2024, Rano Karno, bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo, di Museum M.H Thamrin. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pramono untuk menjalin komunikasi dengan tokoh-tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi Jakarta. Ia menilai sosok seperti Fauzi Bowo memiliki warisan kepemimpinan yang sangat berharga.
Fauzi Bowo menjelaskan mengapa pemilihan museum sebagai tempat pertemuan. Ia berharap agar Pramono dan Rano dapat lebih mengenal kota Jakarta beserta tokoh-tokoh yang berkontribusi terhadap pengembangan kota, termasuk Mohammad Husni Thamrin.
"Saya bersyukur dapat bersilaturahmi dengan para calon pemimpin Jakarta. Mereka berusaha mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Banyak orang yang telah berjasa dalam sejarah kota Jakarta," tutur Fauzi Bowo.
ANTARA
Pramono Anung Usulkan CCTV untuk Setiap RT dan RW di Jakarta
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kabinda Kalteng Ajak Tokoh Agama Edukasi Masyarakat Bijak Bermedia Sosial
Hari Santri Nasional Momentum Perkuat Komitmen Cetak Generasi Emas
Polda Kalteng Lakukan Penanaman Pohon di Bekas Lokasi Karhutla, Wujudkan Green Policing
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Komentar (0)
Memuat komentar…







