JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Perusahaan rintisan yang didukung oleh Universitas Indonesia (UI), HerLens, berhasil mencapai babak final dalam kompetisi bergengsi tingkat internasional, Hult Prize Global Summit 2024, yang berlangsung di Mumbai, India, pada bulan Juni yang lalu. Laila Nuranna, seorang Guru Besar dari Fakultas Kedokteran UI, menjelaskan bahwa HerLens berfokus pada pengembangan solusi inovatif untuk pencegahan kanker leher rahim atau serviks. Teknologi yang mereka kembangkan memanfaatkan *artificial intelligence* dengan target akurasi deteksi mencapai 95 persen. "Deteksi dini kanker serviks sangat krusial. Salah satu metode yang sederhana dan terjangkau adalah dengan melakukan pemeriksaan IVA-DoIVA, yang dapat dilakukan oleh semua tenaga kesehatan. Kehadiran aplikasi HerLens diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pemeriksaan ini di berbagai lokasi di Indonesia," jelas Laila. HerLens merupakan bagian dari program yang diinisiasi oleh Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) di Universitas Indonesia, serta kolaborasi dengan Apple Developer Academy Bina Nusantara (Binus). Keberhasilan mereka lolos ke babak final merupakan pencapaian yang membanggakan, menjadi tim Indonesia pertama yang mencapai tahap ini dan akan bersaing dengan lima perusahaan rintisan global lainnya. Delegasi HerLens yang berpartisipasi dalam kompetisi ini terdiri dari dua lulusan berprestasi dari Fakultas Ilmu Komputer UI, Andini Putri Pramudya dan Salsabila Zahra Chinanti. "Kami optimis dapat meraih gelar juara dan memenangkan hadiah sebesar 1 juta USD yang akan digunakan sebagai modal awal untuk pengembangan HerLens," ungkap Andini dengan penuh semangat. Melalui aplikasi yang dapat diakses di platform iOS dan Android, HerLens berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh perempuan memiliki akses inklusif untuk mendeteksi dan mencegah kanker serviks sedini mungkin. Para ahli medis yang terlibat dalam proyek ini memastikan bahwa teknologi yang diterapkan oleh HerLens didasarkan pada penelitian ilmiah yang kuat dan relevan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Perjalanan HerLens untuk mencapai babak final sangatlah kompetitif. Mereka sukses mengalahkan 16 tim lain pada babak eliminasi Hult Prize Global Summit dan mendapatkan pelatihan serta *mentoring* untuk mematangkan proyek bisnis selama tiga minggu di Hult Prize Global Accelerator di Ashridge House, Inggris, yang dimulai pertengahan Agustus 2024. Pada tanggal 2 September 2024, HerLens berhasil menjadi salah satu dari enam tim yang terpilih untuk melanjutkan ke babak final yang akan diselenggarakan pada 6 September 2024. Lori Van Dam, Direktur Utama Hult Prize Foundation, memberikan dukungan penuh kepada HerLens dan menyerukan pentingnya peran perusahaan rintisan dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang positif dan berkelanjutan. "Hult Prize telah menjadi suatu katalis bagi mahasiswa di seluruh dunia selama 15 tahun. Kami sangat bangga dapat mendukung upaya HerLens dalam menciptakan perubahan positif dan berkelanjutan melalui kewirausahaan," tutup Lori dengan penuh keyakinan. ANTARA