PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Direktur Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Windhiarso Ponco Adi menyampaikan ada beberapa komoditas.

Ia menilai deflasi yang terjadi di setiap Agustus dalam 5 tahun terakhir umumnya disumbang oleh penurunan harga komoditas komponen bergejolak.

“Komoditas bawang merah, daging ayam ras, tomat dan telur ayam ras menjadi komoditas penyumbang utama deflasi Agustus 2024, dengan andil deflasi masing-masing 0,08 persen, 0,03 persen, 0,03 persen dan 0,02 persen,” ungkap Adi saat rakor secara virtual, Selasa, 3 Agustus 2024.

Secara nasional, lanjut dia, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) sampai dengan minggu kelima Agustus 2024 lebih banyak dibandingkan Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga,” pungkasnya.

“Penurunan harga yang terjadi disebabkan pasokan yang berlimpah,” tuturnya. Nampak hadir dalam rakor ini Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng, Yuas Elko.

Dimpaingi Plh Karo Ekonomi Setda Prov Kalteng Fanny Kartika Octavianti, Kepala Instansi Vertikal dan Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng terkait. (HERMAWAN DP/R)