JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Abdullah Azwar Anas, menyampaikan bahwa integrasi dalam ekosistem layanan digital Pemerintah Indonesia yang dikenal sebagai *INA Digital* akan menjadi fondasi fundamental bagi pemerintahan yang akan datang di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur. Azwar Anas menekankan bahwa visi Presiden Republik Indonesia mengarah pada pembentukan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik. Hal ini diyakini akan menjadi aset penting ketika pemerintahan mulai beroperasi di IKN. Ia memberikan pernyataan ini saat memberikan penjelasan resmi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada hari Selasa. Lebih lanjut, Anas menjelaskan bahwa *INA Digital* telah direncanakan sebagai sebuah inisiatif jangka panjang. Ia memastikan bahwa ke depannya tidak akan ada aplikasi pemerintahan yang dibuat tanpa adanya integrasi dengan sistem yang sudah ada sebelumnya. Ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan efisiensi dalam pelayanan publik. Rencananya, sebanyak tiga aplikasi dari *INA Digital* akan diluncurkan secara terbatas pada minggu keempat bulan September. Ketiga aplikasi tersebut meliputi Ina Gov, INA Pas, dan INA Ku. Setiap aplikasi akan menawarkan 19 fitur awal yang dapat diakses oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Azwar Anas mengemukakan bahwa proses digitalisasi sistem pemerintahan telah menunjukan keberhasilan yang signifikan di beberapa negara, termasuk India. Di negara tersebut, pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dapat terlaksana dalam waktu tujuh tahun berkat penerapan digital ID dan sistem *digital payment* yang efektif. Ia juga mencatat keberhasilan Estonia yang menerapkan digital ID dan sistem pertukaran data yang efisien, yang berdampak positif pada pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDRB) negara tersebut, hingga sepuluh kali lipat. Selain itu, China telah berhasil menurunkan angka kemiskinan menjadi 0,6 persen melalui penerapan sistem pemerintahan elektronik yang disokong oleh digital ID. Transformasi digital dalam pemerintahan diharapkan akan memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Ibu Kota Nusantara dan seluruh Indonesia. ANTARA