**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat di Kabupaten Bogor untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya bencana alam, meskipun saat ini memasuki musim kemarau.
Dalam kunjungannya ke Desa Cimayang, Pamijahan, untuk meninjau dampak kerusakan akibat angin puting beliung, Bey menegaskan bahwa meskipun berada di tengah periode kemarau, hujan deras tetap mungkin terjadi. Dia menyatakan, Kejadian hujan ini menunjukkan bahwa kita perlu tetap berhati-hati. Di beberapa daerah, bahkan bisa terjadi hujan yang ekstrem, sehingga masyarakat harus tetap waspada.
Bey mengingatkan warga untuk selalu mencari tempat yang aman sebagai perlindungan saat hujan deras datang. Selain itu, ia juga meminta kepada para pengembang untuk memastikan bahwa bangunan yang mereka dirikan memiliki struktur yang kuat dan dapat bertahan dari fenomena alam seperti puting beliung. Hujan ini mungkin hanya berlangsung sejenak, tetapi dampaknya bisa sangat serius jika bangunan tidak kokoh, ujarnya.
Dalam konteks kekeringan yang melanda beberapa daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Barat baru saja mengadakan rapat untuk menangani isu ini. Hasil rapat menunjukkan bahwa saat ini terdapat satu kabupaten yang berada dalam status tanggap darurat kekeringan, sementara dua belas kabupaten atau kota lainnya dalam status siaga. Bey mengingatkan bahwa dengan Jawa Barat yang rentan terhadap bencana, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sangatlah penting.
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, melaporkan bahwa insiden angin puting beliung di Desa Cimayang mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa. Korban yang meninggal dunia adalah Pendi (45) dan Wanto (40), yang terjebak dalam reruntuhan bangunan. Selain dua korban jiwa tersebut, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Total ada enam korban yang saat ini ditangani di RSUD Leuwiliang, jelas Adam.
Tragedi ini terjadi pada Senin sore, yaitu 2 September, ketika sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor dilanda hujan lebat disertai dengan angin kencang. Saat ini, korban yang terluka dalam penanganan igd adalah Suyoto, Iman Gojali, Tofik, dan Wiwaluyo.
ANTARA
Waspada Bencana Alam di Musim Kemarau, Pj Gubernur Jabar Ingatkan Masyarakat
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







