MATARAM –
**Borneonews - Lombok Utara**, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, yang terletak di Nusa Tenggara Barat, telah ditunjuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) sebagai lokasi percontohan untuk program kabupaten anti korupsi. Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih dari praktik korupsi di seluruh Tanah Air. Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Utara, Anding Duwi Cahyadi, pada Selasa lalu, menyampaikan rasa terima kasih kepada KPK atas dukungan dan inisiatifnya. Ia menggarisbawahi bahwa korupsi adalah masalah serius yang tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi juga merugikan masyarakat secara luas. Kehadiran program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan bersih, baik dalam manajemen pemerintahan maupun dalam penyediaan layanan publik. Anding menjelaskan bahwa hasil dari observasi yang dilakukan akan memberikan masukan penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam kinerja dan integritas. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai langkah-langkah spesifik yang diperlukan untuk mencapai Kabupaten Lombok Utara yang lebih bersih dan bebas dari korupsi. Sekda juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menerima berbagai hal yang disarankan oleh tim observasi demi perbaikan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kumbul Kusdwijanto Sujadi, memberikan penjelasan mengenai program observasi calon percontohan kabupaten dan kota anti korupsi. Ia menekankan bahwa program ini adalah lanjutan dari inisiatif sebelumnya yang bernama *desa anti korupsi*, yang telah aktif sejak tahun 2021 hingga 2023. Kumbul menyampaikan bahwa pada tahun 2024, kegiatan ini sudah dilaksanakan di empat kabupaten dan kota, dan terdapat rencana untuk menambah sepuluh daerah lainnya sebagai proyek percontohan pada tahun 2025. Ia berharap program ini akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam usaha pemberantasan korupsi, serta mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel di seluruh Indonesia. Dengan harapan dan dukungan yang kuat ini, Lombok Utara berharap dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bermartabat. ANTARA