PALANGKARAYA –
**Borneonews - Muara Teweh**, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, yang terletak di Kalimantan Tengah, berkomitmen untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat, terutama bagi lulusan Politeknik Muara Teweh. Upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan kompetensi yang dimiliki lulusan, khususnya di bidang pertambangan, manajemen informatika, dan perkebunan. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan usai pelaksanaan wisuda ke-XI di Politeknik Muara Teweh, Penjabat Bupati Barito Utara, Muhlis, menyampaikan bahwa pihaknya bersama berbagai sektor usaha dan industri di daerah berusaha memberikan prioritas kepada putra-putri daerah dalam memperoleh kesempatan kerja yang relevan dengan keahlian yang mereka miliki. Wisuda yang berlangsung baru-baru ini meluluskan 63 orang mahasiswa dengan gelar Ahli Madya, yang berasal dari tiga program studi: Teknik Pertambangan, Manajemen Informatika, dan Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan. Dalam kesempatan tersebut, Muhlis juga menginformasikan mengenai pengadaan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tahun ini, yang mencakup 1.912 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 1.512 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dari total penerimaan tersebut, sebanyak 558 formasi ditujukan untuk tenaga guru, 535 untuk tenaga kesehatan, dan 418 untuk tenaga teknis. Muhlis mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk memanfaatkan peluang yang diberikan dalam pengadaan ASN, yang tidak hanya menawarkan stabilitas pekerjaan, tetapi juga kesempatan untuk memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat dan negara. Dia menambahkan bahwa meskipun proses seleksi mungkin dianggap sulit, persiapan yang matang dan informasi yang tepat dapat membantu mereka menghadapi tantangan tersebut dengan penuh percaya diri. Selain itu, selama acara wisuda, Muhlis juga berharap agar pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan berkenan membantu dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Politeknik Muara Teweh. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan, baik dari LLDIKTI maupun dari berbagai perusahaan dan lembaga perbankan yang turut berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan di daerah ini. Pj Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus mendukung dan bertanggung jawab dalam pengembangan pendidikan tinggi di wilayahnya. Sebagai rasa syukur, ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Panglima Batur Muara Teweh, Direksi, Dosen, dan seluruh jajaran manajemen Politeknik Muara Teweh atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam mendidik serta membimbing para mahasiswa. Noor Ideal, selaku Direktur Politeknik Muara Teweh, menyampaikan bahwa hari wisuda adalah momen penting bagi para lulusan. Dia menekankan bahwa gelar Ahli Madya tidak hanya diukur dari sertifikat, tetapi lebih dari itu, lulusan akan dinilai berdasarkan cara berpikir dan bertindak yang cermat. Selanjutnya, Noor Ideal meminta agar para wisudawan mengabdikan ilmu yang telah mereka peroleh selama kuliah dalam lingkungan masyarakat yang lebih nyata. Walaupun upacara wisuda merupakan rangkaian seremonial, bagi Politeknik Muara Teweh, ini adalah saat yang krusial untuk melepas kader-kader bangsa kembali ke tengah masyarakat, khususnya di daerah Barito Utara, untuk berkontribusi dalam pembangunan yang lebih baik. Sejalan dengan itu, Politeknik Muara Teweh telah meluluskan total 757 alumni, dengan data yang menunjukkan bahwa 84 persen dari lulusan tersebut telah menempati posisi di berbagai instansi pemerintah, lembaga swasta, dan sektor mandiri di seluruh Kabupaten Barito Utara dan wilayah sekitarnya. Saat ini, lembaga pendidikan ini memiliki 24 dosen dengan latar belakang pendidikan S2, serta kepangkatan akademik baik sebagai Asisten Ahli maupun Lektor. Politeknik Muara Teweh juga terus memperlihatkan prestasi yang menjanjikan, dengan sejumlah mahasiswa berhasil meraih beasiswa dan penghargaan dalam berbagai lomba di bidang akademik, olahraga, dan seni. Pada tahun akademik 2023/2024, sebanyak 76 mahasiswa menerima beasiswa dari berbagai program, termasuk beasiswa KIP Kuliah, Kalteng Berkah, dan kerja sama dengan perusahaan pertambangan yang ada di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, Politeknik Muara Teweh selalu berupaya melakukan perbaikan dan pengembangan institusi demi memenuhi kebutuhan pendidikan yang berkembang. Oleh karena itu, lembaga ini sangat memerlukan dukungan dan kerja sama antara yayasan, pemerintah daerah, DPRD setempat, serta masyarakat luas untuk mencapai tujuan tersebut. ANTARA