GORONTALO –
**Borneonews - Bone Bolango**, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, yang terletak di Provinsi Gorontalo, kini sedang mempersiapkan anggaran khusus untuk program beasiswa kedokteran. Program ini ditujukan bagi warga masyarakat yang kurang mampu dan akan dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO). Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, menyampaikan bahwa pihaknya telah memulai proses pendataan untuk mengidentifikasi perwakilan calon mahasiswa kedokteran dari berbagai wilayah dalam daerah. "Kami berharap para calon dokter ini, setelah menyelesaikan pendidikan selama empat tahun, dapat kembali ke wilayah kecamatan masing-masing untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat," ujar Merlan. Dalam pertemuan yang berlangsung di Gorontalo, Rektor UMGO, Prof. Abdul Kadim Masaong, mengungkapkan bahwa kesepakatan untuk program beasiswa ini merupakan hasil diskusi antara pihak kampus dengan Bupati. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam bidang kedokteran. "Dari setiap daerah, kami akan memberikan kuota tertentu untuk menempatkan mahasiswa di Fakultas Kedokteran UMGO, yang akan didanai oleh pemerintah daerah," jelas Rektor. Ia juga menambahkan bahwa untuk tahun depan, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango telah merencanakan dua beasiswa untuk calon mahasiswa kedokteran, yang merupakan bagian dari angkatan ke-III di Fakultas Kedokteran tersebut. Abdul Kadim menegaskan bahwa program ini adalah komitmen bersama untuk memperkuat kapasitas SDM di Bone Bolango, terutama dalam mencetak dokter untuk daerah. "Program 'Satu Dapil Satu Dokter' yang dicanangkan oleh Ibu Bupati mendapat dukungan penuh dari pihak universitas. Ini akan mendorong terciptanya sinergi antara kampus dan pemerintah daerah," tambahnya. Setiap tahunnya, UMGO juga menyediakan beasiswa bagi para hafiz yang telah menghafal 20-30 juz Al-Qur'an. Selain itu, mereka juga memberikan kesempatan beasiswa kepada siswa dengan potensi akademik yang baik tetapi terhambat oleh keadaan ekonomi. "Beasiswa ini bersifat *full*, dan kami berharap tahun depan akan ada calon dari Bone Bolango yang memenuhi syarat. Setiap tahun, kami memiliki jatah satu beasiswa untuk hafiz dan satu untuk siswa yang kurang mampu secara finansial," ungkap Abdul Kadim. Secara keseluruhan, kuota penerimaan untuk mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran UMGO ditetapkan sebanyak 50 orang. "Oleh karena itu, kuota penerimaan mahasiswa kedokteran di Fakultas Kedokteran UMGO akan tetap 50 orang hingga tahun depan, sesuai dengan jenjang pendidikan yang diatur oleh akreditasi," jelasnya. ANTARA