JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan teknologi Video Assistant Referee (*VAR*) dalam Liga 2 Indonesia pada musim depan, yakni 2025/2026. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam konferensi pers terkait Liga 2 Indonesia 2024/2025 yang berlangsung di Pegadaian Tower, Jakarta, pada hari Selasa. Erick menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan penerapan teknologi *VAR* di Liga 1, yang dianggap berjalan lancar dan minim keluhan dari pengelola klub. Menurutnya, dengan penambahan teknologi ini, Liga 2 juga diharapkan dapat menghadirkan permainan yang lebih bersih dan adil, yang mana akan mendukung manajer dan pemilik tim dalam memberikan proses latihan serta strategi permainan yang lebih baik. Direktur Utama LIB, Ferry Paulus, turut mendukung inisiatif ini. Ia menegaskan komitmen untuk menghadirkan *VAR* dalam Liga 2 pada musim yang akan datang guna mewujudkan pertandingan yang lebih profesional dan adil. Ferry mengonfirmasi bahwa penerapan *VAR* baru akan direalisasikan pada musim depan, dan saat ini pihaknya masih dalam persiapan untuk implementasinya. Ferry menjelaskan beberapa kendala yang menyebabkan *VAR* tidak diterapkan pada Liga 2 musim ini. Menjelang dimulainya liga, yang diawali dengan pertandingan derby Jawa Timur antara tim promosi Persibo Bojonegoro melawan Gresik United di Stadion Letjend Haji Soedirman, Bojonegoro, pada hari Sabtu (7/9), ia mengatakan bahwa masalah tidak hanya terletak pada aspek biaya, melainkan juga pada kurangnya infrastruktur yang memadai di stadion-stadion Liga 2. “Kesulitan dalam menghadirkan *VAR* bukan hanya karena faktor finansial, tetapi juga terkait dengan infrastruktur di stadion-stadion yang dimiliki oleh klub-klub di Liga 2,” tambah Ferry. Ini menunjukkan bahwa perlu adanya perhatian lebih dalam mempersiapkan fasilitas yang mendukung untuk penggunaan teknologi dalam pertandingan sepak bola di Indonesia. ANTARA