JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah merencanakan berbagai strategi untuk meningkatkan produksi serta hilirisasi dalam sektor budidaya, termasuk rumput laut. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian nasional melalui pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah. Sebagai langkah awal, KKP berkomitmen untuk meningkatkan cadangan produksi (*back up*) rumput laut. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu, dalam sebuah rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI yang berlangsung di Jakarta. Ia menekankan pentingnya langkah ini untuk memastikan keberlanjutan produksi di seluruh daerah. Langkah kedua yang diusulkan adalah penguatan distribusi komoditas unggulan di berbagai lokasi, sehingga dapat tercipta pemerataan hasil di seluruh nusantara. Rahayu menegaskan kembali konsep *Indonesia sentris*, yang bertujuan untuk menjangkau semua wilayah di negara ini. Selain itu, KKP berkomitmen untuk mendukung seluruh proses dari hulu hingga hilir (*end to end*) dalam pengembangan rumput laut. Rahayu menyatakan harapannya agar proses hilirisasi dapat berjalan optimal di bawah pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. Kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi fokus KKP, sebagai upaya untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan, baik di hulu maupun hilir. "Kuncinya adalah memastikan produksi yang berkelanjutan. Hal ini penting agar pasokan bahan baku bagi pelaku usaha tetap terpenuhi, yang pada akhirnya akan mendukung kelancaran bisnis," tambah Rahayu. Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mencatat bahwa pengembangan budidaya rumput laut diharapkan dapat menjadi salah satu program percepatan di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia melihat peluang ini sebagai strategi untuk mereduksi tingkat kemiskinan di Indonesia. Dalam seminar yang membahas integrasi hulu ke hilir industri rumput laut, Luhut menyampaikan bahwa hilirisasi ini tengah dibahas untuk menjadi proyek strategis nasional. Budidaya rumput laut tidak hanya berpotensi membuka lapangan kerja, tetapi juga menawarkan berbagai manfaat ekonomi lainnya bagi masyarakat. ANTARA