BANJARMASIN –
**Borneonews - Surabaya**, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan mempresentasikan berbagai koleksi bersejarah dari Museum Wasaka dalam pameran bertajuk *Museum Cross Musea* yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Raudati Hildayati, menyampaikan bahwa respons masyarakat Surabaya terhadap pameran tersebut sangat antusias. Mereka menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap berbagai benda bersejarah yang dipamerkan. "Pameran ini merupakan upaya untuk melestarikan dan menghormati nilai-nilai yang terkandung dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, sekaligus menanamkan rasa patriotisme kepada generasi muda," ungkap Hildayati. Selain itu, Kepala Seksi Cagar Budaya Permuseuman di Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, menjelaskan beberapa koleksi yang dipamerkan, antara lain Rantai Babi, Stempel ALRI Divisi IV, Pena, Parang Bungkul, serta Bendera Merah Putih yang telah dirajah dari masa revolusi fisik. Selama acara tersebut, banyak siswa dan siswi dari Kota Surabaya yang datang berkunjung untuk mempelajari berbagai koleksi yang menggambarkan perjuangan para pahlawan Indonesia. Arry menekankan bahwa sinergi pameran ini adalah salah satu langkah dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memperkenalkan lebih jauh koleksi sejarah, terutama benda-benda yang berasal dari Museum Wasaka terkait zaman revolusi fisik di Kalimantan Selatan. Disdikbud Kalsel, bersama dengan sejumlah museum pejuangan di Indonesia, menggelar pameran *Museum Cross Musea* sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diadakan di Gedung Nasional Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. ANTARA