JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango menekankan bahwa lembaganya tidak akan memberikan perlakuan istimewa kepada Kaesang Pangarep, yang merupakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sekaligus putra bungsu Presiden Joko Widodo. Hal ini terkait dengan dugaan gratifikasi penggunaan jet pribadi. Nawawi menyatakan bahwa KPK berkomitmen untuk memperlakukan semua orang dengan sama tanpa kecuali. Menurutnya, "Tidak ada. Semua orang di hadapan KPK sama," ungkap dia setelah selesai menghadiri rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Selasa. Dia juga mengklarifikasi bahwa tudingan mengenai lambannya KPK dalam menangani laporan dugaan gratifikasi yang melibatkan Kaesang adalah tidak benar. KPK memiliki prosedur tetap (*protap*) dalam menangani kasus-kasus semacam itu. "Kami punya protap dalam kaitannya dengan penanganan yang seperti itu, dan sejauh ini saya pikir jalan sebagaimana biasanya," kata Nawawi. Lebih lanjut, Nawawi mengungkapkan bahwa KPK hingga saat ini belum mengetahui keberadaan Kaesang. "Kami enggak tahu di mana, belum terinfo," tambahnya. Penegasan mengenai perlakuan tanpa diskriminasi ini juga berlaku untuk subjek lainnya, termasuk Wali Kota Medan Bobby Nasution, yang juga mendapat perhatian terkait penggunaan jet pribadi. “Siapapun, kami tidak menyebut siapa, yang penting bahwa itu menjadi lingkup tugas Komisi Pemberantasan Korupsi. Segala isu mengenai korupsi adalah bagian dari tugas kami,” tegas Nawawi. Dalam konteks penggunaan jet pribadi oleh menantu Presiden Jokowi, Nawawi menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Direktur Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (*LHKPN*) untuk melakukan klarifikasi terhadap isu yang berkembang. "Saya baru meminta Direktur LHKPN untuk mengklarifikasi apa yang berlangsung," ujarnya. Sebelumnya, pada tanggal 30 Agustus, KPK sedang mempersiapkan surat undangan klarifikasi untuk Kaesang agar dapat memberikan penjelasan mengenai dugaan gratifikasi yang menjadi viral di media sosial. "Suratnya sedang dikonsep, surat undangan," lanjut Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Bersamaan dengan itu, Erina Gudono, istri Kaesang, dan Kaesang sendiri tengah menjadi sorotan publik, terutama mengenai dugaan penggunaan jet pribadi dalam perjalanan mereka ke Amerika Serikat. ANTARA