JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Barat**, Hasil uji laboratorium terhadap tiga orang yang diduga mengidap cacar monyet atau yang dalam istilah *English* dikenal dengan sebutan *monkeypox* di Jakarta Barat dinyatakan negatif. Informasi ini disampaikan oleh Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat. Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Erizon Safari, mengungkapkan bahwa hasil laboratorium yang diterima menunjukkan ketiga suspek tersebut negatif. "Jadi ternyata bukan monkeypox, meskipun gejala klinis yang muncul bisa saja mirip," ujar Erizon di Jakarta. Sebagai langkah pencegahan, pihak medis telah menerapkan tindakan isolasi kepada ketiga individu tersebut. Erizon menjelaskan, isolasi ini dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit. "Kami mengedepankan kewaspadaan, oleh karena itu petugas dari RSUD dan puskesmas melakukan tindakan isolasi. Ada yang diisolasi di rumah sambil menunggu hasil lab, dan sekarang hasilnya menunjukkan bahwa ini bukan monkeypox," tuturnya. Ketiga pasien yang diperiksa sebelumnya menunjukkan gejala serupa dengan cacar monyet, yang dalam banyak hal tampak mirip dengan gejala penyakit cacar air. Erizon menjelaskan lebih lanjut, "Gejalanya mirip dengan cacar air, tetapi secara umum, luka yang muncul pada monkeypox biasanya lebih besar. Namun, dalam kasus ini, hasilnya bukan monkeypox." Meskipun Erizon tidak memberikan rincian diagnosis lebih lanjut mengenai ketiga pasien tersebut, yang jelas adalah hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa mereka tidak terinfeksi *monkeypox*. Sebelumnya, Sudinkes Jakarta Barat mencatat adanya tiga kasus terduga cacar monyet. Untuk informasi tambahan, satu dari tiga orang tersebut kini menjalani perawatan di rumah sakit, sementara dua lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah. ANTARA