JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Achiruddin menegaskan bahwa pengamanan terhadap Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, selama kunjungannya ke Indonesia akan dilaksanakan dengan ketat dan maksimal. Menanggapi isu mengenai kendaraan yang akan digunakan oleh Paus Fransiskus, Achiruddin menyatakan bahwa meskipun mobil yang digunakan tidak dilengkapi dengan pelindung anti peluru, pihaknya tetap menerapkan standar pengamanan yang tinggi. "Meskipun kendaraan yang dipakai bukan mobil anti peluru, pengamanan selama perjalanan Paus Fransiskus tetap dilakukan dengan ketat dan maksimal," jelas Achiruddin dalam keterangannya yang dikeluarkan di Jakarta. Ia juga menginformasikan bahwa jenis mobil yang digunakan oleh Paus Fransiskus sesuai dengan permintaan langsung dari pihak Vatikan, yang menginginkan kendaraan yang sederhana dan tidak mencolok. "Kendaraan yang digunakan oleh Paus menyesuaikan permintaan dari pihak Vatikan, yang memilih mobil yang simpel, sederhana, dan umum," paparnya. Meskipun demikian, Achiruddin menjamin bahwa satuan Paspampres akan tetap memberikan pengamanan yang maksimal sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) yang telah ditentukan. "Kami mengikuti permintaan tersebut, tetapi pengamanan yang diberikan akan tetap maksimal sesuai dengan SOP yang berlaku. Semua faktor kami antisipasi dan lingkungan akan dijaga dengan baik untuk memastikan keselamatan Paus Fransiskus sebagai objek VVIP," ujarnya. Paus Fransiskus telah tiba di Indonesia pada hari Selasa ini. Pada hari Rabu, 4 September, dia dijadwalkan untuk mengunjungi Istana Merdeka dan akan disambut oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Setelah pertemuan di istana, Paus Fransiskus akan melanjutkan agendanya dengan bertemu dengan jemaat di Katedral dan juga menghadiri acara dengan komunitas Katolik Muda di Grha Pemuda. Selain itu, pemimpin Gereja Katolik ini juga direncanakan akan berkunjung ke Masjid Istiqlal pada Kamis, 5 September. Di sore harinya, pukul 17.00 WIB, Paus Fransiskus akan memimpin misa suci akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Selanjutnya, pada Jumat, 6 September, Paus Fransiskus akan meninggalkan Jakarta dan menuju Port Moresby, Papua Nugini, dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ANTARA