JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura yang berada di Papua, melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), mengungkapkan harapan untuk mengimplementasikan sistem digital dalam proses pembelian tiket di area Ruko Pasifik Permai, Dok II Jayapura. Kepala BPKAD Kota Jayapura, Desi Wanggai, saat melakukan inspeksi terhadap aset yang dikelola oleh PT Angkasa Pura Supports, menekankan pentingnya perkembangan teknologi informasi di era modern ini. Ia menjelaskan bahwa pembayaran tiket masuk kawasan Ruko Dok II seharusnya dilakukan dengan metode digital. "Ke depannya, kami berharap seluruh transaksi pembelian tiket di kawasan Ruko Dok II dapat dilakukan secara digital, mengingat PT Angkasa Pura Supports telah menjalin kemitraan dengan Bank Mandiri, BNI, dan BRI," ucap Wanggai. Lebih lanjut, ia juga berharap agar ada kolaborasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua dalam pengelolaan tiket masuk pusat bisnis tersebut. Wanggai menjelaskan bahwa pengecekan aset yang sedang dikelola oleh PT Angkasa Pura Supports bertujuan untuk memastikan semua peralatan berfungsi dengan optimal sebelum diserahkan kepada Pemkot Jayapura. "Sesuai kesepakatan, setelah perjanjian awal kerjasama pada tahun 2019, aset milik PT Angkasa Pura harus diserahkan kepada Pemkot Jayapura," katanya. Setelah melakukan inspeksi lapangan, ia mencatat bahwa ada beberapa komponen yang masih dalam kondisi baik, sementara yang lainnya mengalami kerusakan dan perlu diperbaiki sebelum penyerahan ke Pemkot. "Usai pemeriksaan hari ini, kami akan menandatangani berita acara serah terima dari PT Angkasa Pura kepada Pemkot Jayapura. Kami juga akan mengadakan pertemuan lebih lanjut, karena sesuai perjanjian kerja sama, evaluasi dilakukan setiap dua tahun," tambahnya. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi pengunjung yang mengakses pusat bisnis tersebut. ANTARA