**Borneonews - Makassar**, Tim kesehatan dari Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin (Unhas) di Makassar telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 30 pasangan bakal calon kepala daerah dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada tahun 2024. Proses pemeriksaan ini dilaksanakan mulai tanggal 29 Agustus hingga 2 September 2024, dan hasilnya menyatakan bahwa seluruh peserta dinyatakan sehat.
Direktur Utama RSP Unhas, Andi Muhammad Ichsan, mengungkapkan bahwa mereka telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap calon dari sebelas kabupaten dan kota, yang mencakup total 60 orang atau 30 pasangan. Seluruh peserta dinyatakan dalam kondisi fisik yang baik dan layak untuk mengikuti kontestasi pemilihan.
Andi menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan mencakup sejumlah aspek, termasuk pemeriksaan fisik, penyakit dalam, serta evaluasi oleh spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT), mata, dan jantung. Selain itu, pemeriksaan juga melibatkan tes treadmill serta penilaian kesehatan psikologis. Proses ini juga dilengkapi dengan penunjang laboratorium dan pemeriksaan jantung.
RSP Unhas melaksanakan tiga jenis tes psikologis, yaitu *Minnesota Multiphasic Personality Inventory* (MMPI), psikiatri, serta psikotes. Meskipun semua peserta dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani, Andi menambahkan bahwa beberapa calon yang lebih tua mungkin mengalami masalah kesehatan ringan, tetapi ini tidak mempengaruhi hasil pemeriksaan keseluruhan.
"Tiap calon yang kami evaluasi memang mengalami penurunan kondisi fisik tertentu, seperti tekanan darah tinggi yang umum pada orang berusia lanjut, namun semua tetap kami klasifikasikan sebagai sehat," jelasnya kepada wartawan.
Namun, dalam hal pemeriksaan narkotika, Andi menyatakan bahwa rumah sakit tidak memiliki wewenang untuk mengungkapkan hasilnya, karena merupakan tanggung jawab Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP).
"Informasi terkait pemeriksaan narkoba harus disampaikan secara resmi oleh BNN, sementara kami hanya fokus pada pemeriksaan kesehatan fisik dan penunjang lainnya," pungkasnya.
Data lebih lanjut menunjukkan bahwa dari 30 pasangan tersebut, masing-masing ada dua pasangan dari Bantaeng, Toraja Utara, dan Takalar. Sementara itu, tiga pasangan berasal dari Kabupaten Pinrang, Sidrap, Luwu, Luwu Timur, dan Pangkep. Makassar dan Luwu Utara menyumbang empat pasangan, sedangkan Maros hanya memiliki satu pasangan.
Sri Wahyuningsih, anggota KPU Makassar, menambahkan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan masih bersifat rahasia. Apabila calon dinyatakan sehat dan tidak terindikasi penggunaan narkoba, maka proses pendaftaran akan dilanjutkan. Rekomendasi hasil kesehatan tersebut baru akan diumumkan setelah rapat pleno tim kesehatan.
Setelah menerima hasil pemeriksaan ini, KPU akan melakukan penelitian administrasi serta memastikan semua berkas calon lengkap. Hal ini penting untuk menghindari adanya calon yang belum melengkapi dokumen yang diperlukan.
"Sesuai dengan tahapan yang ada, kami berencana untuk mengumumkan hasilnya pada tanggal 22 September setelah rapat pleno, yang mencakup apakah setiap calon memenuhi syarat atau tidak," ujar Sri.
Irfan Lahabu, Ketua KPU Luwu Timur, juga menambahkan bahwa pengumuman hasil pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon ini menjadi bagian penting dari tahapan pendaftaran dan akan disampaikan bersamaan pada 22 September 2024.
ANTARA
RSP Unhas Nyatakan 30 Pasangan Bacakada Sulsel Sehat untuk Pilkada
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Dortmund Puncaki Klasemen setelah Kalahkan Frankfurt 1-0
DKUKMPP Kotim Ajak Masyarakat Dukung Pasar Rakyat, Belanja Lokal Gerakkan Ekonomi Daerah
Komentar (0)
Memuat komentar…







