BATAM –
**Borneonews - Batam**, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepri telah melaksanakan kegiatan edukasi terkait keselamatan berkendara bagi pengendara motor dan mobil di Kota Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini berlangsung pada hari Selasa, di mana petugas membagikan bunga dan alat tulis kepada para pengendara. Direktur Lalu Lintas Polda Kepri, Kombes Pol. Tri Yulianto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan Bulan Bhakti Polantas yang ke-69. Dalam rangka tersebut, pihaknya ingin memberikan apresiasi kepada masyarakat melalui pembagian bunga dan alat tulis. “Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat akan semakin paham untuk selalu mematuhi dan tertib dalam berlalu lintas,” ujar Tri. Ia menekankan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengikuti aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Sebagai informasi, hasil dari Operasi Patuh Seligi 2024 yang dilaksanakan pada bulan Juli lalu menunjukkan bahwa Ditlantas Polda Kepri telah menegur sebanyak 4.833 pelanggar lalu lintas. Proses penegakan hukum juga terlihat dari angka tilang, di mana terdapat 130 perkara ditindak melalui *Electronic Traffic Law Enforcement* (ETLE) baik secara statis maupun mobile, ditambah lagi dengan 131 tilang manual. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan serta fatalitas yang bisa terjadi di jalan raya. Melalui sosialisasi seperti ini, diharapkan masyarakat di Kota Batam akan semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas. Dalam agenda tersebut, ada sejumlah anggota Polwan yang turut berpartisipasi dengan membagikan bunga dan alat tulis kepada para pengendara wanita yang sedang mengantar anak sekolah. Selain itu, mereka juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar semua pengendara mematuhi rambu lalu lintas. Beberapa imbauan penting yang disampaikan antara lain adalah kewajiban bagi pengendara sepeda motor untuk menggunakan jalur kiri, menyalakan lampu siang hari, serta mengenakan helm demi keselamatan. “Semoga dengan kegiatan edukasi ini, anak-anak dan ibunya bisa mendapatkan pemahaman yang baik tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” tutup Tri. ANTARA