BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Pangkalpinang**, Pemerintah Kota Pangkalpinang, yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (*TJSL*) yang dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga telah berhasil memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut. Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, memberikan apresiasi kepada Pertamina atas komitmen dan kontribusi besar dalam kegiatan sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat setempat. Dia menekankan bahwa perusahaan yang beroperasi di sektor minyak dan gas ini telah berperan penting dalam mempercepat pembangunan dan menciptakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Hal ini sekaligus menunjukkan sinergi antara program-program Pertamina dan Pemerintah Kota Pangkalpinang. Budi Utama berharap bahwa melalui program pemberdayaan masyarakat ini, warga akan lebih mampu untuk mengelola dan mengoptimalkan potensi wisata yang ada, dengan tetap mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan aspek keselamatan. Ia menegaskan, sektor pariwisata merupakan salah satu elemen yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan pendapatan asli daerah. Dalam upaya ini, Pemkot Pangkalpinang akan terus mendorong pengembangan pariwisata dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Mereka diharapkan dapat melakukan inovasi dalam memperbaiki infrastruktur serta meningkatkan promosi dan pemasaran pariwisata, sehingga Pangkalpinang dapat menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Budi Utama juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu menginspirasi dan meningkatkan wawasan masyarakat, sehingga dapat mendorong semangat untuk berkembang dengan memanfaatkan potensi daerah yang luar biasa ini. Ia menekankan bahwa jika potensi wisata dikelola secara profesional, perekonomian yang sebelumnya bergantung pada perdagangan dan layanan masyarakat bisa berkembang lebih baik dengan adanya sektor wisata. Dengan berbagai inisiatif dalam pelaksanaan program *TJSL*, diharapkan dapat menggugah para pelaku industri wisata untuk lebih kreatif dan inovatif, sehingga mereka termotivasi untuk mengembangkan desa wisata. Kerjasama yang baik melalui gotong royong dalam pembangunan dan pengembangan ekonomi diharapkan dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kreatif. Peningkatan jumlah wisatawan juga akan membuka peluang bisnis dan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Budi Utama mengingatkan para pelaku wisata dan pengusaha lokal untuk cermat dalam melihat peluang yang ada. Wisatawan memiliki beragam karakter dan minat, mulai dari mereka yang ingin menikmati keindahan alam, pencari kuliner yang ingin mencoba masakan khas Pulau Bangka, sampai kolektor suvenir dan kerajinan. "Kepiawaian dalam memanfaatkan peluang pasar ini sangat penting agar produk-produk yang ditawarkan diminati, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat," pungkasnya. ANTARA