**Borneonews - Medan**, Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa stok obat habis di RSUD dr Pirngadi. Pernyataan ini disampaikan setelah sebuah video yang menampilkan keluhan seorang dokter mengenai pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut viral di media sosial.
Bobby Nasution menjelaskan bahwa pihak Pemkot Medan telah memberikan dukungan penuh terhadap sektor kesehatan. Ia menyatakan, "Kita sudah menyampaikan dari pemkot bahwa kita selalu *support full* untuk masalah kesehatan." Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan layanan kesehatan di wilayahnya.
Lebih lanjut, Wali Kota Medan menekankan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk bidang kesehatan cukup besar. Dengan demikian, tidak ada alasan untuk terjadinya kekurangan obat akibat keterbatasan dana pada tahun ini. "Kami mendapatkan informasi dari tim dokter bahwa sebenarnya masih ada alternatif obat lain dengan merek yang berbeda, karena merek yang diinginkan tidak tersedia di RSUD dr Pirngadi. Namun, yang terpenting adalah komposisi dalam obat tersebut harus terpenuhi," jelasnya.
Bobby Nasution juga membahas tentang obat-obatan khusus untuk penyakit paru yang sedang kosong, tetapi mengonfirmasi bahwa jenis obat lain untuk penyakit yang sama masih tersedia di rumah sakit. "Yang kosong hanya merek tertentu. Obat lain untuk penyakit paru dan jenis sejenis masih ada," papar Wali Kota.
Ia juga mendorong awak media untuk menghubungi dokter yang bersangkutan terkait dengan meninggalnya dua pasien di RSUD dr Pirngadi. "Lebih baik biarkan pihak dokter menjelaskan penyebab meninggalnya pasien. Jika saya yang menjelaskan, bisa jadi dianggap pembelaan," ungkap Bobby Nasution.
Sebelumnya, video viral menampilkan seorang dokter yang mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut, dengan penekanan bahwa sejumlah pasien telah meninggal karena ketiadaan obat. Dalam video tersebut, dokter itu menyatakan, "Ada pasien yang *exit*, kalian tahu kenapa. Karena *nggak* ada obat. Aku kadang-kadang pusing juga aku."
Situasi ini menyoroti pentingnya manajemen dan ketersediaan obat di fasilitas kesehatan demi keberlangsungan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
ANTARA
Wali Kota Medan Tegaskan Tak Ada Alasan Stok Obat Habis
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Kabid Humas Polda Kalteng Imbau Waspada Pinjaman Online Ilegal
Atletico Madrid Menang Tipis 1-0 atas Deportivo Coruna
Kapolres Seruyan Tinjau Posko Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Komentar (0)
Memuat komentar…







