BANGKA BELITUNG –
**Borneonews - Toboali**, Kementerian Pertanian melalui Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, yang berada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah memberikan bantuan berupa mesin pompa air. Penyaluran ini ditujukan untuk mendukung para petani dalam mengatasi masalah kekeringan yang telah berdampak pada lahan persawahan di daerah tersebut. Deviyanti, yang menjabat sebagai pengawas alat dan mesin pertanian pada Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, mengungkapkan di Toboali bahwa bantuan yang disalurkan ini diperuntukkan bagi Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Dungun Raya, yang terletak di Desa Batubetumpang, Kecamatan Pulau Besar. “Sebuah total enam unit mesin pompa air beserta semua kelengkapannya telah kami serahkan kepada UPJA Dungun Raya. Hal ini dilakukan untuk membantu petani dalam menangani masalah kekeringan di kawasan tersebut,” jelasnya. Menurut Deviyanti, bantuan mesin pompa air ini disalurkan setelah dilakukan identifikasi terhadap area persawahan yang mengalami kekeringan di Bangka Selatan. Dia menjelaskan bahwa pompanisasi ini bertujuan untuk menyelamatkan tanaman yang terancam karena kekurangan air. Deviyanti juga mengimbau para petani di wilayah Bangka Selatan agar segera menginformasikan kepada Dinas Pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), atau UPJA setempat, jika lahan pertanian mereka mengalami dampak kekeringan. “Sumber air masih ada, sehingga kami berupaya membantu petani dengan pompanisasi untuk area persawahan yang terpengaruh,” tambahnya. Bantuan mesin pompa air ini adalah bagian dari program yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dari Kementerian Pertanian pada tahun 2024. Deviyanti menyatakan, pihaknya telah memperoleh sebanyak 10 unit mesin pompa air enam inci dan 30 unit ukuran tiga inci dari Direktorat Alat dan Mesin Pertanian pada Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian. “Bantuan ini akan disalurkan kepada UPJA untuk mendukung para petani di Bangka Selatan dalam mengatasi kekeringan melalui kegiatan pompanisasi,” ujar Deviyanti. Ia juga menyampaikan bahwa bantuan pompa air telah disalurkan ke UPJA Berkah Tani di Desa Rias untuk membantu mengatasi masalah kekeringan di persawahan wilayah tersebut. Deviyanti mengingatkan kepada UPJA yang menerima bantuan agar merawat peralatan dengan baik agar bisa digunakan sesuai fungsinya. “Harapan kami, bantuan pompa air ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani di daerah masing-masing untuk menghadapi tantangan kekeringan yang ada,” pungkasnya. ANTARA