JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan analisis teknikal terkait pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ia mengungkapkan, jika IHSG berhasil *break* dari level *support* terdekat di angka 7.545, ada kemungkinan IHSG akan mengalami penurunan menuju rentang 7.371 hingga 7.460, yang merupakan area koreksi terdekat. Dalam skenario ini, IHSG diprediksi akan membentuk *wave* [ii] dari *wave* 3. Sebaliknya, jika IHSG mampu bertahan di atas level 7.545, ada potensi untuk kembali menguat dan menguji level tertinggi di 7.743. Dalam hal ini, level *support* bisa berada di angka 7.547 atau 7.460, sementara level *resistance* berada di 7.715 atau 7.743, seperti yang diungkapkan Didit dalam laporan MNC Sekuritas Daily Scope Wave. MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi untuk sejumlah saham yang menarik perhatian dalam perdagangan hari ini, Rabu (04/09). Untuk saham PT Avia Avian Tbk (AVIA), terlihat adanya penguatan sebesar 0,85 persen menuju level 472, yang disertai munculnya volume pembelian. Apabila AVIA mampu bertahan di atas level 466 sebagai *stoploss*, maka saham ini diperkirakan berada di awal *wave* (iii) dari *wave* [i]. Rekomendasi untuk AVIA adalah *Speculation Buy* dengan target harga antara 488 hingga 500 dan *stoploss* di bawah 466. Beralih ke PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), saham ini mengalami koreksi sebesar 0,77 persen, mencapai level 2.590, dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi BRIS diperkirakan sedang berada pada *wave* [ii] dari *wave* 3, yang menunjukkan risiko melanjutkan tren koreksi. Rekomendasi untuk BRIS adalah *Buy on Weakness* dengan target harga antara 2.720 hingga 2.880 dan *stoploss* di bawah 2.360. Saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) juga mengalami penurunan, tercatat koreksi 4,02 persen ke level 955 dengan peningkatan volume penjualan. Koreksinya menembus level *moving average* 20 (MA20), menunjukkan bahwa posisi BFIN sedang membentuk *wave* [b] dari *wave* 3, dan ada kemungkinan koreksi masih berlanjut. Rekomendasi untuk BFIN adalah *Buy on Weakness*, dengan target harga antara 1.040 hingga 1.120, dan *stoploss* di bawah 875. Selanjutnya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mengalami koreksi sebesar 1,14 persen, mencapai level 2.610, dan masih didominasi oleh volume penjualan. Diperkirakan, MYOR saat ini berada pada bagian dari *wave* [b] yang menunjukkan potensi untuk melanjutkan koreksi. Rekomendasi untuk MYOR adalah *Buy on Weakness* dengan target harga di kisaran 2.700 hingga 2.830, dan *stoploss* di bawah 2.390. Sebagai tambahan informasi, selama perdagangan sebelumnya pada hari Selasa (03/09), investor asing mencatatkan pembelian bersih senilai Rp116,83 miliar di semua pasar, dengan Rp126,99 miliar di pasar reguler. Di sisi lain, terdapat penjualan bersih sebesar Rp10,17 miliar di pasar negosiasi dan tunai. ANTARA