YOGYAKARTA –
**Borneonews - Sleman**, Pemerintah Kabupaten Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta terus berupaya untuk mendorong setiap keluarga memanfaatkan halaman rumah mereka sebagai sumber pangan. Langkah ini diambil dalam rangka menekan angka stunting yang masih terjadi di masyarakat. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyampaikan harapannya bahwa dengan memanfaatkan pekarangan rumah, setiap keluarga dapat memperoleh sumber pangan lokal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Melalui langkah ini, diharapkan bisa meningkatkan gizi keluarga serta memberikan nilai tambah dari segi ekonomi,” ungkapnya saat ditemui di Sleman pada Rabu. Sebagai bagian dari inisiatif ini, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari program *Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman* (Aku Hatinya) yang diprakarsai oleh PKK Daerah Istimewa Yogyakarta, telah melakukan peninjauan di Padukuhan Jaban, Kalurahan Ridadi, Kecamatan Sleman pada Selasa. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung pemanfaatan pekarangan di lingkungan masyarakat dan juga memantau hasil produk dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sleman bersama Ketua PKK Kabupaten Sleman, Sri Hapsari Suprobo Dewi, memperkenalkan sejumlah praktik positif dari masyarakat setempat, seperti menanam tanaman obat, sayuran, serta memanfaatkan pekarangan rumah untuk berbagai jenis budidaya tanaman. Tim Monev juga menyempatkan diri untuk mengamati kegiatan petani kecil yang dikembangkan oleh PKK di Kecamatan Sleman. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya keras untuk meningkatkan kualitas pekarangan rumah sehingga tidak hanya indah dan teratur, tetapi juga berperan aktif dalam ketahanan pangan keluarga. Bupati Kustini menerangkan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memperkuat peran PKK di Kabupaten Sleman. “Dengan adanya kegiatan monitoring dan evaluasi, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan mendapatkan informasi untuk pengembangan pekarangan rumah yang nyaman dan produktif,” kata Bupati. Sementara itu, Wakil Ketua 3 PKK DIY, Asiantini, menambahkan bahwa program *Aku Hatinya* dari PKK merupakan upaya untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi keluarga. Program ini mencakup pengembangan tanaman produktif, seperti *apotik hidup*, *warung hidup*, serta tanaman hias, yang dapat dikelola oleh setiap keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. ANTARA