**Borneonews - Makassar**, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh, telah menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, yang berlokasi di Jalan AMD Borong Jambu, Kecamatan Manggala, Makassar. Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana tersebut.
Bantuan yang diberikan mencakup 25 paket *family kit*, 25 selimut, 25 set pakaian anak-anak (*kids ware*), 50 paket makanan siap saji, 25 kasur, 50 paket makanan khusus anak, serta 50 tenda gulung. Dalam acara penyerahan tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo, menyampaikan bahwa Gubernur tampak sangat prihatin dan ingin memberikan dukungan kepada para korban.
Kebakaran yang merusak itu terjadi pada Kamis, 30 Agustus 2024, sekitar pukul 00.15 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada 23 rumah yang dihuni oleh 25 kepala keluarga dengan total 108 jiwa. Sebagian besar dari rumah-rumah tersebut adalah bangunan panggung yang bersifat non-permanen dan semi-permanen.
Selain bantuan yang diserahkan secara langsung, terdapat pula bantuan yang dikoordinasikan di posko induk. Amson mengungkapkan, "Posko induk ini berfungsi untuk mengonsolidasikan semua bentuk bantuan, sekaligus sebagai tempat untuk mengecek kebutuhan warga, baik yang berhubungan dengan kesehatan maupun kebutuhan lainnya."
Ketua RT 07/RW 04 Kelurahan Tamangappa, Nursinar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada warganya yang terdampak musibah. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warga saya yang mengalami kesulitan akibat peristiwa ini," ujarnya.
Salah satu korban kebakaran, Kasmawati, mengungkapkan harapannya agar pemerintah dapat memberikan bantuan lebih lanjut, khususnya berupa balok dan seng untuk membantu mereka membangun kembali rumah yang telah terbakar. Ia menjelaskan bahwa saat ini mereka terpaksa tinggal di tenda, sementara anak-anak tidak bisa bersekolah karena pakaian mereka juga ikut terbakar dalam kebakaran tersebut.
"Jika kami pulang dalam keadaan tanpa rumah, di mana kami akan berteduh? Saat ini kami hanya bisa berteduh di tenda," keluhnya. Ia melanjutkan, "Anak-anak sudah beberapa hari tidak masuk sekolah karena semua pakaian mereka telah hilang dalam kebakaran."
ANTARA
Bantuan Pemprov Sulsel untuk Korban Kebakaran TPA Antang
Bagikan:

MAKASSAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Komentar (0)
Memuat komentar…







